Banjarnegara – KUA Kecamatan Rakit melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah terus berupaya membina generasi muda melalui rangkaian bimbingan di sekolah-sekolah. Program ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) dengan sekolah-sekolah menengah pertama dan atas di wilayahnya.
Pada Selasa, 15 Juli 2025, tiga sekolah menjadi sasaran bimbingan dengan materi yang relevan bagi remaja. Di SMK Panca Bhakti Rakit, para siswa mendapatkan pembekalan tentang moderasi beragama. Penyuluh Agama Islam dan Penghulu mengajak pelajar memahami pentingnya toleransi dan keseimbangan dalam beragama untuk menjaga kerukunan di tengah keberagaman.
Selanjutnya di MA GUPPI Rakit, materi yang disampaikan fokus pada pencegahan perkawinan anak. Para penyuluh memberikan edukasi tentang dampak negatif perkawinan dini, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun kesiapan mental. Siswa diimbau untuk menunda pernikahan hingga usia yang matang dan siap secara lahir batin.
Di MTs Al Ma’arif Rakit, KUA Rakit memberikan bimbingan mengenai bahaya pergaulan bebas. Siswa diberi pemahaman tentang risiko seperti penyalahgunaan narkoba, hubungan tidak sehat, hingga perilaku yang menyimpang dari nilai agama dan moral. Melalui pendekatan edukatif, para pelajar diajak membangun sikap kritis dalam memilih lingkungan pergaulan yang positif.
“Kami ingin membekali remaja dengan wawasan yang utuh agar mereka siap menjadi generasi yang toleran, berakhlak, dan mampu menjaga diri dari pengaruh negatif,” ujar Kepala KUA Rakit.
Program bimbingan ini akan terus berlanjut di sekolah-sekolah lain di Kecamatan Rakit sesuai jadwal yang telah ditentukan.(i)







