Alriq Zhafran Athaya Raih Podium 5 pada Grand Final Kejurnas Grasstrack Piala AFFADA Kapolresta Magelang

Banjarnegara (Humas) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara. Alriq Zhafran Athaya, siswa kelas 8D, sukses meraih Podium 5 pada ajang Grand Final Kejurnas Grasstrack Piala AFFADA Kapolresta Magelang yang digelar pada Ahad (23/11) di Sirkuit WPG, Ngargomulyo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Pada kelas GTX 3 Trail Standar Pabrik 4L 155cc Pemula, Alric tampil kompetitif dan berhasil menyelesaikan perlombaan dengan hasil yang membanggakan.

Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras, disiplin latihan, dan dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai dari sekolah, pelatih, hingga keluarga. Sebagai salah satu event bergengsi di dunia grasstrack nasional, ajang tersebut mempertemukan para pembalap muda potensial dari berbagai daerah, sehingga capaian Alriq di podium lima menjadi pencapaian yang sangat diapresiasi.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, memberikan apresiasi tinggi atas prestasi Alriq. Ia menegaskan bahwa madrasah sangat mendukung potensi siswa, baik akademik maupun non-akademik.

“Alriq telah membuktikan bahwa siswa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di tingkat nasional dalam bidang olahraga ekstrim seperti grasstrack. Kami sangat bangga dan mengapresiasi pencapaian ini. Semoga prestasi Alric menjadi motivasi bagi siswa-siswa lainnya untuk terus berkembang dan mengharumkan nama madrasah,” ujarnya.

H. Yatiman juga menambahkan bahwa madrasah akan terus memberikan ruang bagi siswa yang ingin mengembangkan minat dan bakat mereka.

Dukungan Wakil Kepala Urusan Kesiswaan, hal senada disampaikan oleh Wakil Kepala Urusan Kesiswaan, Ikhsanudin, yang melihat keberhasilan Alriq tidak lepas dari kegigihan dan karakter tangguh yang dimilikinya.

“Kami selalu menekankan pentingnya pembinaan karakter, termasuk keberanian, sportifitas, dan kerja keras. Alriq sudah menunjukkan ketiganya. Meraih podium dalam ajang sebesar ini bukan hal mudah. Ia pantas mendapatkan apresiasi tertinggi,” kata Ikhsanudin.

Ia berharap madrasah dapat menjadi tempat tumbuhnya atlet-atlet muda lainnya yang mampu berkompetisi di panggung nasional.

Sebagai wali kelas, Dody Herdiyanto tidak menyembunyikan kebanggaannya atas capaian peserta didiknya tersebut. Ia yang juga menjadi pendamping Alriq dalam beberapa agenda sekolah menyampaikan rasa syukur dan bangga.

“Alriq adalah siswa yang disiplin. Meski aktif berlatih, ia tetap bertanggung jawab pada tugas-tugas sekolah. Prestasinya hari ini adalah hasil dari perpaduan bakat dan kerja keras. Kami di kelas 8D sangat bangga memiliki siswa seperti Alriq,” tuturnya.

Dody juga menyebut bahwa Alric sering menjadi inspirasi bagi teman-temannya karena mampu membagi waktu antara latihan balap dan kegiatan belajar.

Dalam dunia grasstrack, dukungan keluarga adalah salah satu kunci utama. Riky, ayah sekaligus pelatih Alriq, mengungkapkan proses panjang yang dijalani putranya hingga mencapai podium lima.

“Alriq mulai belajar motor sejak kecil. Kami melihat bakatnya dan terus membimbingnya, termasuk soal teknik berkendara dan mental bertanding. Hasil hari ini adalah buah dari latihan rutin yang tidak pernah ia tinggalkan,” jelasnya.

Riky menambahkan bahwa kompetisi kali ini sangat ketat dan diikuti oleh pembalap-pembalap muda berpengalaman. Karena itu, pencapaian podium lima merupakan langkah besar bagi perkembangan karier balap Alriq.

Di tengah rasa bangga, Alriq tetap tampil rendah hati. Ia mengaku puas dengan hasil yang ia raih, meski tetap termotivasi untuk meningkatkan kemampuan.

“Saya bersyukur bisa meraih podium lima. Ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk orang tua, pelatih, dan madrasah. Saya akan terus berlatih agar ke depan bisa meraih podium yang lebih tinggi,” ujar Alriq.

Ia juga berterima kasih atas dukungan sekolah yang selalu memberikan ruang dan dorongan bagi dirinya untuk berkembang di dunia balap.

Dengan capaian ini, Alriq Zhafran Athaya tidak hanya mengharumkan nama keluarganya, tetapi juga membawa kebanggaan bagi MTsN 1 Banjarnegara. Prestasinya menjadi bukti bahwa siswa madrasah siap bersaing dan berprestasi dalam berbagai bidang, termasuk olahraga yang penuh tantangan seperti grasstrack. Semoga langkah ini menjadi awal dari torehan prestasi yang lebih besar di masa mendatang. (Fy/La)

Skip to content