Pelaksanaan ASAS Hari Pertama MTs Negeri 1 Banjarnegara Berjalan Lancar

Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara mengawali pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Gasal Tahun Ajaran 2025/2026 pada Senin, 24 November 2025 dengan penuh kesiapan dan suasana yang kondusif. Sebanyak 964 peserta didik dari kelas VII, VIII, dan IX mengikuti asesmen berbasis kertas yang digelar serentak mulai pukul 07.15 WIB. Pada hari pertama ini, dua mata pelajaran diujikan, yakni Bahasa Indonesia dan Al-Qur’an Hadis.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan efektif, pihak madrasah membagi peserta ke dalam 30 ruang tes, masing-masing diawasi oleh satu orang pengawas. Pembagian ini dirancang agar setiap sesi ujian dapat berlangsung nyaman, pengawasan dapat berjalan optimal, serta peserta didik mampu mengerjakan soal dengan fokus.

Sejak pagi hari, para peserta didik terlihat antusias dan datang tepat waktu. Mereka diarahkan menuju ruang ujian masing-masing oleh petugas yang bersiaga di setiap titik. Kondisi ruang ujian pun telah disiapkan sebelumnya oleh panitia, mulai dari kerapian meja, kelengkapan perangkat ujian, hingga kebersihan kelas. Hal ini menunjukkan komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif.

Ketertiban tampak sejak sesi pertama dimulai. Suasana hening dan tertib menggambarkan keseriusan peserta didik dalam mengikuti asesmen. Para pengawas menjalankan tugasnya sesuai prosedur, memastikan proses ujian berlangsung jujur dan tanpa hambatan.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia, guru, serta peserta didik atas kelancaran pelaksanaan hari pertama ASAS.

“Alhamdulillah, pelaksanaan ASAS hari pertama berjalan sangat lancar. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan guru yang telah menyiapkan semuanya dengan baik. Peserta didik pun hadir dengan disiplin dan semangat. Harapan kami, pelaksanaan hingga hari terakhir nanti dapat berlangsung dengan sukses dan memberikan hasil terbaik bagi anak-anak,” ujar beliau.

Beliau juga menekankan bahwa ASAS bukan hanya evaluasi akademik, tetapi juga sarana membentuk sikap tanggung jawab dan kedisiplinan di kalangan peserta didik.

Ketua Panitia ASAS 2025/2026, Abdul Majid, menjelaskan bahwa kelancaran hari pertama merupakan hasil dari persiapan matang dan koordinasi tim yang solid.

“Kami sudah menyiapkan seluruh kebutuhan ujian sejak jauh hari, mulai dari penyusunan ruangan, pembagian pengawas, hingga penataan dokumen soal. Alhamdulillah, semuanya berjalan sesuai rencana. Seluruh 30 ruang siap, dan pengawas menjalankan tugas dengan baik. Kami berharap ritme kerja baik ini terus berlanjut sampai hari terakhir,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa panitia terus melakukan monitoring di setiap ruang agar segala kendala dapat segera ditangani.

Tidak hanya dari pihak guru dan panitia, antusiasme juga tampak dari para peserta didik. Raya, siswa kelas 9C, menyampaikan kesan positifnya setelah menyelesaikan sesi pertama.

“Tadi ujiannya berjalan lancar. Soal Bahasa Indonesia cukup menantang, tapi masih bisa saya kerjakan dengan baik. Ruangannya nyaman dan pengawasnya juga ramah, jadi saya bisa fokus,” ujar Raya dengan penuh optimisme.

Sementara itu, Alya, siswa kelas 9E menuturkan bahwa ia merasa lebih percaya diri karena suasana ujian yang tertib.

“Saya merasa tenang karena suasananya kondusif. Teman-teman juga tertib, jadi saya bisa mengerjakan soal dengan lebih fokus. Semoga hasilnya bagus,” katanya.

Setelah hari pertama berjalan sukses, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap pelaksanaan di hari-hari berikutnya dapat terus berlangsung lancar. Dengan semangat kolaborasi antara panitia, guru, dan peserta didik, madrasah menargetkan seluruh rangkaian ASAS dapat terselesaikan tanpa hambatan serta menghasilkan capaian belajar yang optimal.

Pelaksanaan ASAS tahun ini juga menjadi bukti komitmen madrasah dalam menjaga mutu pendidikan dan integritas asesmen. Dengan persiapan matang dan kerja sama seluruh pihak, MTs Negeri 1 Banjarnegara optimistis dapat mewujudkan proses evaluasi yang berkualitas, aman, dan bermakna bagi peserta didik. (Fy/La)

Skip to content