ANBK Kembangkan Kompetensi Dan Karakter Siswa Matsamara

Banjarnegara – MTs Ma’arif Mandiraja (Matsamara) telah mengikutkan 45 siswa-siswinya yang terpilih yang duduk di kelas VIII dalam kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) secara online. ANBK merupakan program penilaian terhadap mutu setiap Sekolah/Madrasah dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Dari 45 peserta didik yang terpilih mereka mengikuti ANBK selama 2 hari berturut-turut, hari pertama dengan soal-soal Literasi dan Survei karakter sedangkan hari kedua soal-soal Numerasi dan Survei Lingkungan Belajar. Dan diawasi oleh guru dari luar Madrasah.(20/9)

Jihadul Majid selaku salah satu proktor ANBK mengatakan, MTs Ma’arif Mandiraja (Matsamara) telah mengikuti ANBK secara online selama dua hari berturut-turut di Madrasah. Dari 157 siswa kelas VIII hanya 45 anak yang terpilih secara acak dalam kegiatan ini Matsamara menggunakan dua ruang laboratorium computer, ruang 01 terdapat dua sesi dan ruang 02 terdapat satu sesi. Masing-masing ruang setiap sesinya terdiri dari 15 peserta seperti halnya ketika gladi bersih.

Ia mengungkapkan perjalanan ANBK selama dua hari tersebut. “Alhamdulillah Madrasah kami dalam mengikuti gladi bersih ANBK siswa sangat antusias dan semangat sehingga berjalan dengan tertib dan ama. Namun ANBK kali ini terdapat sedikit kendala karena beberapa siswa yang mengikuti ANBK mengalami masalah ketika login identitas dan ketika sudah mengerjakan soal sering terjadi proses loading yang lama sehingga menguras waktu yang banyak, namun hal tersebut tidat membuat siswa kami down dan terus bersabar sampai dinyatakan selesainya ANBK tersebut,” jelasnya.

“Semoga untuk ANBK berikutnya beberapa kendala tersebut dapat diatasi sehingga ANBK berjalan dengan lancar sesuai waktunya,” harapan Jihadul setelah kegiatan ANBK selesai.

Rahmawati selaku peserta ANBK mengatakan, setelah mengikuti ANBK kami merasa senang dan bangga karena sudah terpilih menjadi peserta ANBK tahun pelajaran 2022/2023 ini. Bahkan kami menjadi bertambah wawasan keilmuannya dari yang belum tau mejadi tau.

“Dengan berlangsungnya ANBK ini harapan saya adalah untuk lebih banyak berlatih dan membiasakan dalam membaca (literasi) dan menghitung (numerasi) sehingga tidak hanya menghafal, terlebih dapat menyelesaikan masalah dengan baik,” pungkas Rahmawati.

Bagikan :
Translate »