Bekali Calon Pengantin, Fasilitator Bimbingan Perkawinan KUA Mandiraja Tekankan Pentingnya Kematangan Emosional dalam Berkeluarga

Banjarnegara (Humas) — Membangun rumah tangga yang kokoh membutuhkan lebih dari sekadar kesiapan administratif. Menyadari hal tersebut, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja, Hendriyanto, memberikan materi dalam kegiatan bimbingan perkawinan bagi pasangan calon pengantin di Ruang Konsultasi KUA Mandiraja, Kamis (21/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Hendriyanto berperan sebagai fasilitator bimbingan perkawinan dengan menyampaikan pentingnya kesiapan mental, emosional, dan spiritual sebagai fondasi utama dalam membangun kehidupan rumah tangga. Materi yang disampaikan bertujuan memberikan pemahaman kepada calon pengantin mengenai pentingnya komunikasi, kerja sama, dan penyelesaian masalah secara bijak dalam keluarga.

“Pernikahan adalah ibadah panjang yang penuh dinamika. Karena itu, calon pengantin perlu membangun komunikasi yang baik, saling menghargai, dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan rumah tangga,” ujar Hendriyanto saat menyampaikan materi.

Selain membahas pentingnya komunikasi, Hendriyanto juga memberikan pemahaman mengenai pengelolaan emosi dan cara menghadapi perbedaan pendapat dalam keluarga. Menurutnya, kematangan emosional menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga agar tidak mudah terjadi konflik berkepanjangan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para calon pengantin diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan maupun pertanyaan terkait tantangan kehidupan rumah tangga, mulai dari adaptasi setelah menikah hingga pengelolaan ekonomi keluarga.

Hendriyanto menambahkan bahwa bimbingan perkawinan merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk mempersiapkan pasangan calon pengantin agar lebih siap menghadapi kehidupan berkeluarga. Dengan pemahaman yang baik sejak awal, diharapkan pasangan mampu membangun rumah tangga yang harmonis dan penuh tanggung jawab.

“Melalui bimbingan perkawinan ini, kami berharap calon pengantin tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga siap secara mental dan spiritual dalam menjalani kehidupan rumah tangga,” tambahnya.

Kegiatan bimbingan perkawinan tersebut menjadi bagian dari upaya KUA Mandiraja dalam mendukung terbentuknya keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah. Dengan pembekalan yang tepat, calon pengantin diharapkan mampu membangun keluarga yang harmonis, saling mendukung, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. 

(m/azd)

Skip to content