Banjarnegara – Murid kelas 6B MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) tampak antusias mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan metode “Gurita” untuk materi sinonim dan antonim. Kegiatan ini berlangsung di ruang kelas 6B pada, Sabtu (8/8/2026).
Tujuan kegiatan ini untuk memudahkan murid mengetahui perbedaan sinonim dan antonim serta aplikasinya di kehidupan sehari-hari. Metode “Gurita” ini sebagai cara kreatif walikelas memberikan pengajaran menyenangkan. Walikelas 6B Farida Fitriana menyampaikan metode ini cara memudahkan murid memahami perbedaan sinonim dan antonim.
“Metode Gurita yang diterapkan bertujuan memudahkan murid memahami perbedaan dari sinonim dan antonim serta dapat melatih kecerdasan murid melalui permainan edukatif,” jelasnya.
Lanjut, media yang digunakan berupa lem, kertas, gunting, dan gurita yang telah dibuat. Cara bermainnya, murid dibagi menjadi 2 kelompok, setiap kelompok memegang spidol lalu estafet dari tangan ke tangan dengan badan berbalik. Kemudian murid yang paling ujung mengambil soal antonim atau sinonim. Lalu, menebak jawaban sesuai soal yang tersedia dengan cara menggunting jawaban kemudian ditempelkan ke Gurita yang terpasang ditembok sampai selesai. Metode ini melatih kecepatan murid dalam berpikir karena balapan dengan kelompok lain. Setelah semua terjawab, kelompok yang paling cepat dan tepat itulah pemenangnya.
Terlihat murid sangat antusias, mereka berusaha menjadi yang tercepat dan tepat. Metode ini juga melatih kerjasama tim yang solid karena estafet membutuhkan kecepatan serta menjawab soal perlu ketepatan. Antusiasme murid membuat suasana belajar menjadi menyenangkan dan murid lebih mudah memahami pelajaran.
Beril, salah satu murid kelas 6B mengatakan sangat senang dengan metode Gurita ini, belajar menyenangkan dan mudah dipahami.
“Aku senang dengan metode ini karena menyenangkan dan mudah dipahami, ada permainan estafet serta belajar menjawab soal dengan cepat dan tepat,” ujarnya.
Metode Gurita ini diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar murid agar ilmu yang didapat menjadi mudah dipahami. (RF).







