Belum Lolos Ke Tingkat Nasional, Aisyah Khoirunnisa Bersyukur Raih Skor 84

Banjarnegara–Seleksi Kompetisi Sains Madrasah KSM tingkat provinsi Jawa Tengah telah selesai digelar pada 10-11 September 2022 lalu dengan berbasis CBT. Peserta seleksi tingkat provinsi Jawa Tengah kontingen Kemenag Kabupaten Banjarnegara mengikuti kegiatan tahap seleksi di MAN 2 Banjarnegara.

Pengumuman hasil seleksi tingkat provinsi Kompetisi Sains Madrasah KSM telah dirilis pada Rabu (14/9) pada laman https://ksm.kemenag.go.id lewat akun masing-masing madrasah. MTs Negeri 1 Banjarnegara yang meloloskan satu duta KSM Aisyah Khoirunnisa dari bidang IPS Terpadu Terintegrasi belum berhasil lolos ke tingkat Nasional.

Aisyah Khoirunnisa meraih skor 84 dan menempati peringkat ke 33 dari 105 peserta se-Jawa Tengah. Hasil capaian ini tentu tidak jelek namun masih harus ditingkatkan karena untuk lolos ke tingkat Nasional memerlukan skor tinggi.

Asih Wijayanti selaku guru pembimbing KSM bidang IPS Terpadu Terintegrasi mengaku bangga atas capaian yang berhasil diraih oleh siswa bimbingannya.

“Tentu saya sangat bangga dengan capaian ini karena ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Tahun ini bidang IPS Terpadu Terintegrasi Madtsansa lolos ke tahap seleksi tingkat provinsi. Dan nilai yang diperoleh Aisyah pun baik. Semoga tahun depan kita akan lolos kembali dan berhasil lolos ke tingkat Nasional, amin…,” ungkap Asih Wijayanti.

Eko Widodo, Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara mengungkapkan apresiasi dan harapannya kepada seluruh tim KSM.

“Meski belum lolos ke tahap seleksi tingkat Nasional, kita tetap harus semangat. Insya Allah tahun depan kita akan lebih baik lagi. Jadi, kepada seluruh tim guru pembimbing dan siswa siswi bimbingan saya ucapkan terima kasih serta mari tetap berusaha dan berjuang untuk kesuksesan yang akan datang,” ucap Eko Widodo di ruangannya.

Sementara menurut Aisyah Khoirunnisa, ia mengaku sedih namun ikhlas dengan hasil yang ia capai di ajang KSM.

“Maaf, saya belum berhasil. Saya telah berusaha semaksimal yang bisa saya lakukan. Bersyukur karena skor saya di atas 80. Sedih karena ini adalah kesempatan terakhir saya di Madtsansa. Semoga di jenjang berikutnya nanti saya akan mendapatkan kesempatan dan bimbingan seperti yang saya dapatkan di Madtsansa,” ujar Aisyah Khoirunnisa siswa kelas IX A Madtsansa. (Lin)

Bagikan :
Translate »