Banjarnegara – Kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di MTs Negeri 1 Banjarnegara resmi dimulai pada Senin (8/12) yang dibuka secara langsung oleh pengawas madrasah MTs/MA Hj. Nur Farida. Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, H. Muh. Subhan, yang dalam kesempatan itu menegaskan kembali pentingnya empat aspek utama yang menjadi fokus penilaian kinerja kepala madrasah.
Dalam sambutannya, H. Muh. Subhan menyampaikan bahwa PKKM bukan sekadar penilaian administratif, tetapi merupakan proses evaluasi menyeluruh untuk memastikan kepala madrasah menjalankan perannya sebagai pemimpin pendidikan secara optimal. Ia menekankan empat komponen utama dalam PKKM yaitu Kompetensi Manajerial, Pengembangan Kewirausahaan, Supervisi kepada Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Usaha Pengembangan Madrasah.
“Empat poin ini adalah indikator penting yang mencerminkan mutu kepemimpinan kepala madrasah. PKKM bukan hanya mengukur capaian program, tetapi juga bagaimana kepala madrasah mengelola, mengembangkan inovasi, menggerakkan guru, dan membangun atmosfer madrasah yang produktif,” ujar H. Muh. Subhan dalam sambutannya. Ia juga berharap kegiatan PKKM dapat menjadi momen refleksi sekaligus pemacu peningkatan kualitas pendidikan di MTs Negeri 1 Banjarnegara.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa kepala madrasah harus mampu menyusun perencanaan strategis, mengelola sumber daya, melakukan supervisi akademik dengan baik, serta menciptakan kegiatan yang mendorong kemandirian dan karakter siswa. “Kewirausahaan bukan hanya soal bisnis, tetapi sikap inovatif dan kreatif. Kepala madrasah harus dapat melahirkan program yang memberi ruang karya bagi guru maupun peserta didik,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman dalam kesempatan yang sama menyampaikan rasa syukur serta kesiapan madrasah dalam menghadapi proses penilaian. Menurutnya, PKKM adalah agenda rutin yang setiap tahun dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi kinerja kepala madrasah. Ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar serta memberikan masukan yang konstruktif untuk peningkatan mutu.
“Kami sangat menyambut baik pelaksanaan PKKM ini. Semua dokumen dan instrumen telah kami siapkan dengan maksimal. Lebih dari itu, kami berharap hasil penilaian nanti menjadi penguatan agar kinerja madrasah semakin baik,” ungkap H. Yatiman. Ia juga menambahkan bahwa selama kepemimpinannya, madrasah terus mendorong peningkatan prestasi siswa, pengembangan program unggulan, serta memperkuat kolaborasi antara guru, tenaga kependidikan, dan seluruh warga madrasah.
Ketua panitia PKKM, Hj. Yuniyati yang juga merupakan wakil kepala madrasah urusan kurikulum, mengatakan bahwa tim telah bekerja sejak beberapa minggu sebelumnya untuk mempersiapkan seluruh instrumen, portofolio, serta bukti fisik penilaian. Menurutnya PKKM bukan hanya tanggung jawab kepala madrasah, tetapi juga kerja bersama seluruh elemen madrasah.
“Kegiatan ini menjadi ajang pembuktian hasil kerja kita selama satu tahun. Kami mempersiapkan seluruh berkas dengan cermat dan teliti. Harapan kami, pelaksanaan PKKM berjalan lancar dan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan pendidikan,” terangnya. Ia juga berterima kasih atas dukungan para guru dan staf yang turut membantu kelancaran kegiatan.
Pengawas MTs/MA, Hj. Nur Farida yang bertindak sebagai pembuka kegiatan menegaskan bahwa penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan instrumen resmi dari Kementerian Agama. Ia berharap hasil PKKM mampu menjadi pijakan pengembangan madrasah di masa mendatang.
“Penilaian ini bukan mencari kekurangan, tetapi menggali potensi untuk ditingkatkan. Kepala madrasah memiliki peran strategis sebagai motor penggerak mutu pendidikan. Semoga MTs Negeri 1 Banjarnegara dapat terus berkembang dan menjadi madrasah unggul,” ujarnya penuh optimis.
Kegiatan PKKM berlangsung sehari penuh dengan rangkaian pemeriksaan dokumen, wawancara, serta observasi lapangan. Dengan semangat kolaborasi dan peningkatan mutu, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap mampu meraih hasil penilaian maksimal serta terus melangkah menjadi madrasah berprestasi dan berdaya saing tinggi. (Lin)







