Bimbingan Catin Mandiri di KUA Rakit Tekankan Pentingnya Komunikasi dan Komitmen

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit melaksanakan Bimbingan Catin Mandiri bagi calon pengantin (catin) yang akan melangsungkan akad nikah dalam waktu dekat. Kegiatan mandiri ini digelar di aula KUA Rakit dan diikuti oleh catin yang telah mendaftarkan diri untuk memperoleh pembinaan pra-nikah. (9/12/2025)

Dalam pelaksanaannya, Penyuluh Agama Islam, Sodikin hadir sebagai pemateri. Ia memberikan pembekalan mengenai kesiapan mental, emosional, dan spiritual sebagai modal dasar bagi catin sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Materi yang dipaparkan mencakup komunikasi efektif suami istri, manajemen konflik, pembagian peran dalam keluarga, hingga penanaman nilai-nilai keagamaan sebagai landasan membentuk keluarga sakinah.

“Pernikahan bukan hanya ikatan lahir, tetapi ikatan batin yang menuntut komitmen, saling memahami, dan kemampuan mengelola perbedaan. Dengan komunikasi yang baik, persoalan dapat diselesaikan tanpa berkembang menjadi konflik,” jelas Sodikin dalam penyampaian materinya.

Catin mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar dinamika awal pernikahan, menandakan keseriusan mereka dalam mempersiapkan diri secara mandiri untuk memasuki kehidupan rumah tangga.

Kepala KUA Rakit, Yayan Tabah Sokayani, mengapresiasi pelaksanaan Bimbingan Catin Mandiri ini. Ia menegaskan bahwa pembinaan pra-nikah, baik kelompok maupun mandiri, merupakan langkah penting dalam mencegah ketidakharmonisan rumah tangga di masa depan.

“Kami berharap Bimbingan Catin Mandiri ini benar-benar menjadi bekal nyata bagi catin agar dapat membangun keluarga yang rukun, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan Bimbingan Catin Mandiri ini, KUA Rakit berharap setiap calon pengantin dapat memasuki jenjang pernikahan dengan persiapan yang matang, sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan berumah tangga dengan bijak dan penuh tanggung jawab.

Skip to content