Bimwin Klasikal KUA Purwanegara, Membekali Calon Pengantin Menata Rumah Tangga

Banjarnegara (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara terus memperkuat upaya mempersiapkan calon pengantin agar memiliki bekal pengetahuan dan kesiapan yang memadai sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Klasikal Calon Pengantin yang dilaksanakan pada Kamis (10/9/2026) di Ruang Balai Nikah KUA Kecamatan Purwanegara.

Kegiatan tersebut diikuti oleh enam pasangan calon pengantin yang berasal dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Purwanegara. Bimwin menghadirkan dua narasumber dengan kompetensi yang berbeda untuk memberikan pembekalan secara menyeluruh kepada para peserta.

Narasumber pertama, Penyuluh Agama Islam KUA Purwanegara sekaligus sebagai fasilitator bimbingan perkawinan, Wasis Winarso, menyampaikan materi tentang Manajemen Keluarga Sakinah. Materi tersebut membekali calon pengantin mengenai pentingnya membangun keluarga yang dilandasi komitmen, komunikasi, saling memahami, serta kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan rumah tangga secara bijaksana.

Wasis menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua individu, tetapi juga menyatukan dua pemikiran, kebiasaan, latar belakang, dan karakter yang berbeda.

“Persiapan menikah tidak cukup hanya dengan kesiapan secara administratif. Calon pengantin juga perlu mempersiapkan mental dan kemampuan untuk menyatukan dua pikiran yang berbeda. Setelah menikah, setiap pasangan harus menjalani komitmen dengan sungguh-sungguh, saling menghargai, dan bersama-sama membangun keluarga yang harmonis,” ujar Wasis.

Sementara itu, narasumber kedua, Muslikhah Mekarningrum dari Puskesmas Purwanegara 1, memberikan materi mengenai kesehatan reproduksi. Pembahasan mencakup pentingnya menjaga kesehatan reproduksi bagi calon pengantin, termasuk perencanaan kehamilan secara baik dan bertanggung jawab.

Muslikhah menjelaskan bahwa perhatian terhadap kesehatan reproduksi tidak hanya menjadi tanggung jawab istri, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan suami.

“Kesehatan reproduksi perlu diperhatikan sejak sebelum pernikahan. Perencanaan kehamilan juga penting dilakukan dengan baik sesuai kondisi pasangan. Dalam menjalani kehidupan rumah tangga, peran suami sangat dibutuhkan, terutama dalam mendampingi dan memberikan dukungan kepada istri,” ungkap Muslikhah.

Kegiatan Bimwin berlangsung lancar dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Beberapa calon pengantin aktif mengajukan pertanyaan, sementara peserta lainnya turut berbagi pengalaman dan berdiskusi mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum menjalani kehidupan rumah tangga.

Melalui Bimwin Klasikal ini, KUA Purwanegara berharap calon pengantin tidak hanya siap secara administratif untuk melangsungkan pernikahan, tetapi juga memiliki kesiapan pengetahuan, mental, kesehatan, serta komitmen untuk membangun keluarga yang sakinah, harmonis, dan berkelanjutan. 

(rp/azd)