Menanamkan Fondasi Akidah, KUA Pagentan Gelar Bimbingan Penyuluhan Tauhid Bagi Ibu-Ibu Muda

Banjarnegara (Humas) – Upaya memperkuat landasan keagamaan di tingkat tapak terus digencarkan oleh jajaran penyuluh agama Islam KUA Pagentan. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui bimbingan penyuluhan yang digelar di Majelis Taklim (MT) Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bulu, Desa Pagentan. Kegiatan spiritual yang berlangsung pada Rabu (9/9/2026) ini dihadiri oleh 22 orang jamaah yang didominasi oleh ibu-ibu muda warga sekitar Dusun Bulu. Pertemuan yang penuh kehangatan tersebut bertempat di kediaman salah satu jamaah, Relawati.

Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan, M. Syaiful Abidin, hadir secara langsung menyampaikan materi bertajuk “Mengapa Al-Qur’an Menceritakan Seluruh Dakwah Para Nabi Selalu Dimulai dari Tauhid”. Syaiful mengupas secara mendalam alasan historis dan teologis di balik konsistensi pesan tauhid yang dibawa oleh seluruh utusan Allah SWT sepanjang peradaban manusia.

“Jika kita mencermati kisah para nabi dalam Al-Qur’an, tidak ada satu pun dari mereka yang memulai dakwah dari tata cara muamalah atau hukum sosial terlebih dahulu. Pondasi utama yang dibangun selalu keimanan dan pemurnian tauhid. Hal ini penting dipahami oleh ibu-ibu sekalian, karena fondasi keluarga yang kokoh lahir dari pemahaman akidah yang lurus sebelum mengajarkan aturan hidup lainnya kepada anak-anak,” ujar M. Syaiful Abidin di sela-sela pemaparannya.

Para peserta tampak sangat antusias menyimak materi yang disampaikan. Diskusi interaktif pun terbangun dengan hidup ketika memasuki sesi tanya jawab seputar penerapan nilai-nilai tauhid dalam kehidupan rumah tangga sehari-hari.

Ketua MT Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bulu Pagentan, Khusnul Khotimah, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran penyuluh dari KUA Pagentan. Ia menilai materi yang disajikan sangat relevan dengan kebutuhan para ibu muda saat ini.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Syaiful Abidin yang telah membagikan ilmu yang sangat berharga ini. Bagi kami ibu-ibu muda, pemahaman mendalam tentang tauhid menjadi bekal utama dalam mendidik generasi penerus agar memiliki benteng iman yang kuat di era digital yang penuh tantangan ini,” ungkap Khusnul Khotimah.

Melalui bimbingan penyuluhan secara berkala ini, KUA Pagentan berharap syiar Islam berbasis penanaman akidah dapat terus menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat dusun. 

(msa/azd)