Penyuluh Agama KUA Pagentan Sampaikan Tiga Pelajaran Kelahiran Rasulullah di MT Al Mubarok

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, M. Syaiful Abidin, menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan pada Rabu (9/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang aula Raudhatul Athfal (RA) Al Hidayah Larangan tersebut dihadiri oleh 22 orang jamaah Majelis Taklim (MT) Al Mubarok yang sekaligus merupakan para wali siswa RA Al Hidayah Dusun Siwedung, Desa Larangan.

Dalam kesempatan tersebut, M. Syaiful Abidin membawakan materi penyuluhan bertema “Tiga Pelajaran dari Kelahiran Rasulullah yang Sering Terlupakan di Zaman Sekarang”. Ia menekankan pentingnya mengambil hikmah keteladanan Nabi Muhammad SAW untuk diterapkan dalam pola pengasuhan anak serta kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Dalam paparan materinya, Syaiful merincikan tiga poin utama yang menjadi refleksi bersama di era modern saat ini.

“Pertama, Pelajaran Kesederhanaan di Tengah Zaman yang Gemar Menampilkan Kemewahan. Rasulullah mengajar kita untuk bersahaja dan menata hati agar tidak terjebak dalam budaya konsumtif. Kedua, Pelajaran Kasih Sayang di Tengah Zaman yang Mudah Melampiaskan Kebencian. Di era informasi yang cepat ini, kita harus membentengi keluarga dengan kelembutan tutur kata dan keteladanan akhlak. Ketiga, Pelajaran Kesabaran dalam Proses di Tengah Zaman yang Menginginkan Segala Sesuatu Secara Instan. Mendidik anak membutuhkan proses panjang dan ketelatenan, tidak ada yang serba cepat,” ungkap Syaiful di hadapan para jamaah.

Kegiatan bimbingan ini disambut hangat oleh pihak pengelola lembaga pendidikan dan majelis taklim setempat. Hidayat Dandi Pratama, Ketua MT Al Mubarok yang sekaligus menjabat sebagai Kepala RA Al Hidayah Larangan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran dan ilmu yang dibagikan oleh penyuluh KUA Pagentan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas materi yang sangat relevan ini. Kehadiran Penyuluh Agama Islam dari KUA Pagentan memberikan warna baru dan pencerahan bagi para orang tua wali murid. Semoga pembekalan ini dapat menjadi bekal bagi para ibu dalam membimbing anak-anak di rumah dengan penuh kesabaran dan nilai-nilai Islami,” tutur Hidayat Dandi Pratama.

Suasana bimbingan berlangsung secara interaktif dan khidmat hingga akhir acara. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara KUA Pagentan, lembaga pendidikan RA, dan majelis taklim dapat terus terjalin demi mewujudkan generasi muda yang berakhlaqul karimah. 

(msa/azd)