Cegah Perceraian, KUA Punggelan Adakan Bimwin Rutin untuk Calon Pengantin

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Punggelan kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) rutin bulanan di Balai Nikah KUA Punggelan pada hari Rabu (15/4). Sebanyak 20 calon pengantin hadir memenuhi undangan, menunjukkan antusiasme dan keseriusan mereka dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga.

Kegiatan ini merupakan program berkelanjutan yang dilaksanakan KUA Punggelan sebagai bekal bagi calon pengantin sekaligus sarana untuk menekan angka perceraian di Kabupaten Banjarnegara, khususnya di wilayah Kecamatan Punggelan. Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan pasangan calon pengantin memiliki pemahaman yang lebih matang tentang pernikahan, keluarga, dan tanggung jawab bersama.

Dalam sambutannya, Kepala KUA Punggelan, Irfan Sulastono, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran para peserta. “Terima kasih kepada calon pengantin yang telah memenuhi undangan KUA. Kehadiran panjenengan semua menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga. Semoga kegiatan ini menjadi bekal berharga untuk membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah,” ujarnya penuh semangat.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para narasumber. Yani Itsnawati membawakan materi tentang Lima Pilar Keluarga Sakinah. Ia menekankan bahwa membangun keluarga sakinah membutuhkan komitmen, komunikasi yang sehat, saling menghargai, serta kesadaran untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. “Keluarga sakinah bukan hanya cita-cita, tetapi harus diwujudkan dengan kesungguhan dan kesadaran bersama. Pilar-pilar ini menjadi fondasi agar rumah tangga tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan,” jelasnya.

Materi berikutnya disampaikan oleh Syu’bi Nurdiyanti dengan tema Menciptakan Generasi Berkualitas dan Bijak Mengelola Keuangan. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak agar menjadi generasi yang unggul, sekaligus mengingatkan pasangan untuk cerdas dalam mengatur keuangan keluarga. “Bijak dalam mengatur keuangan akan membantu pasangan menghadapi tantangan hidup. Dengan pengelolaan yang baik, keluarga tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu mendukung lahirnya generasi yang berkualitas,” tuturnya.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif.  Peserta terlihat antusias mengikuti materi, sesekali mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi dengan narasumber. Hal ini menunjukkan bahwa Bimwin tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga wadah dialog dan pembelajaran bersama.

Dengan adanya kegiatan rutin ini, KUA Punggelan berharap para calon pengantin dapat lebih siap secara mental, spiritual, dan sosial dalam membangun keluarga. Program Bimwin juga diharapkan menjadi langkah nyata dalam menurunkan angka perceraian di wilayah Banjarnegara, sekaligus mencetak keluarga-keluarga yang harmonis dan berkualitas. 

(SNi/azd)

Skip to content