Banjarnegara (Humas) – MI Al Fatah Parakancanggah-Banjarnegara (MIFABARA) adalah salah satu MI yang memiliki muatan kurikulum Tahfidz dan qiroati. Dan di tahun ajaran baru akan dibuka kelas VIP Bilingual sebagai program unggulan terbaru sebagai brand madrasah di MIFABARA nantinya. (15/3)
MI Al Fatah merupakan madrasah perintis program unggulan tahfidz. Banyaknya jumlah peserta didik yang hampir mencapai 700 lebih menjadikan inspiratif bagi madrasah-madrasah lainnya sehingga sekarang ini hampir semua madrasah bahkan sekolah umum telah menerapkan program tahfidz. Dan ditahun ajaran baru MIFABARA akan menambah program unggulan baru yang semoga akan menjadi branding madrasah di Banjarnegara khususnya tingkat MI.
“Insha Allah dengan memohon Ridho Allah SWT, MIFABARA di tahun ajaran baru siap menampung peserta didik VIP kelas bilingual dengan quota dua kelas,” Tandas Durotun Nafisah, kepala madrasah.
Ia menambahkan bahwa kesiapan kelas VIP bilingual telah disiapkan sarprasnya baik dari gedung yang baru saja dibangun lantai 3 juga akan dilengkapi fasilitas yang benar-benar VIP seperti kelas full AC, LCD, Proyektor class, meja kursi yang nyaman, TV, sampai tempat tidur. Selain itu kelas VIP bilingual ini akan difasilitasi juga snack dan makan siang serta para pengampu guru professional yang menguasai dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Arab.” Tambahnya.
Program VIP Bilingual ini disambut baik oleh komite dan yayasan.
Risna, ketua komite menuturkan bahwa MIFABARA Insyaallah mampu menuju madrasah yang bertaraf internasional. Selain SDM para GTK juga dukungan powerfull dari yayasan dan komite. Dengan program baru ini akan sangat membantu menyiapkan peserta didik lebih siap di jenjang berikutnya pada sekolah-sekolah yang bertaraf international pula. Minimal dua bahasa ini sebagai pondasi.” Tuturnya.
Fitri, ketua PPDB optimis dengan pendaftar kelas bilingual. Berbagai cara untuk menginformasikan atau mempromosikan secara lisan dan tulisan, baik melalui media cetak maupun media sosial.
“Bismillah, kami selaku panitia PPDB sangat optimis dengan pendaftar kelas bilingual. Kami telah dan terus menginformasikan program baru ini ke masyarakat dengan bersosialisasi langsung maupun tidak langsung seperti melalui flayer, banner, pamflet, media sosial tik tok, Ig, Fb, dan WhatsApp.” Tandasnya.
Kelas bilingual untuk tingkat SLTP atau SLTA mungkin hal biasa namun bagi madrasah tingkat MI ini luar biasa. (nas)







