Banjarnegara – Menjadi guru kreatif dan inovatif adalah dambaan setiap peserta didik yang mana kehadirannya selalu dinantikan karena guru yang kreatif selalu membawa hal-hal yang baru ke kelas. Guru yang kreatif dan inovatif akan membawa kondisi pembelajaran yang menyenangkan dan kondusif di kelas. Untuk menjadi kreatif seorang guru harus menguasai materi pelajaran dan karakteristik peserta didik karena dari kedua hal tersebut dapat menemukan ide.
Guru IPA MTs Maarif Rakit pada hari Kamis (31/8) mengajar di kelas 7F dengan membawa Menara Lab IPA. Rasa penasaran dan penuh harap pembelajaran segera dimulai tampak saat guru IPA tiba di kelas. Pembelajaran yang diikuti 33 peserta didik selama proses pembelajaran berjalan kondusif dan menyenangkan.
”Alasan mengajar dengan Menara Lab IPA pada materi Zat dan Wujudnya adalah untuk menghilangkan kejenuhan yang dirasakan peserta didik, mengurangi anggapan belajar IPA membosankan dan teori-teori saja, “ Ungkap Narwati
Dengan rasa syukur Narwati berbagi pengalamannya tentang Menara Lab IPA yang ia gunakan dalam pembelajaran materi Zat dan Wujudnya. Ia menganggap bahwa Menara Lab IPA yang dihadirkan dalam kelas merupakan bagian dari kreativitas guru namun terbilang sederhana. Karena Menara Lab IPA bukan membawa menara berat dan tinggi ke kelas, akan tetapi Menara Lab IPA hanya sebuah akronim dari Menggunakan Alat Peraga Lab IPA. Harapannya dengan Menara Lab IPA dapat memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik,“tandasnya.
Di tempat terpisah, Khamdan Riyadi selaku Kepala Al Mafra memberikan apresiasi kepada ibu Narwati terhadap pembelajaran yang telah dilakukan dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya serta merasa beruntung memiliki guru yang mau berinisiatif mengembangkan kreativitasnya dalam pembelajaran
”Kami berharap kepada seluruh guru Al Mafra potensi yang dimiliki untuk senantiasa dihadirkan di dalam KBM. Sehingga guru dapat menciptakan kelas yang hidup, diimpikan dan dirindukan bagi peserta didik,” harapnya. (nw).

