Banjarnegara (Humas) — Suasana penuh haru dan kehangatan terasa di Ruang Dahlia Rawat Inap Puskesmas Wanadadi 1 pada Kamis (21/5/2026), saat Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wanadadi, Namyroh Ndaruwati dan Tugiran, melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani Islam (Bimrohis) kepada pasien atas nama Raharjo yang sedang menjalani perawatan karena terindikasi Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kegiatan Bimrohis tersebut menjadi bentuk kepedulian dan pelayanan spiritual Kementerian Agama kepada masyarakat yang tengah menghadapi ujian kesehatan. Dengan pendekatan humanis dan penuh empati, para penyuluh memberikan motivasi, doa, serta penguatan mental agar pasien tetap sabar, optimis, dan tidak meninggalkan kewajiban ibadah meskipun dalam kondisi sakit.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam Namyroh Ndaruwati mengingatkan bahwa sakit bukan menjadi penghalang seorang hamba untuk tetap mendekat kepada Allah Swt.
“Jangan jadikan sakit sebagai alasan untuk meninggalkan sholat. Dalam kondisi apa pun, Allah tetap memberikan kemudahan kepada hamba-Nya untuk beribadah. Sholat justru menjadi sumber kekuatan dan ketenangan hati saat kita sedang diuji dengan sakit,” tutur Namyroh Ndaruwati.
Ia juga memberikan motivasi kepada pasien agar tetap semangat menjalani pengobatan dan yakin bahwa setiap penyakit pasti ada jalan kesembuhannya.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Tugiran menyampaikan bahwa kesabaran dan doa merupakan obat batin yang mampu menguatkan proses kesembuhan seseorang.
“Sakit adalah ujian sekaligus pengingat bagi manusia untuk lebih dekat kepada Allah. Tetaplah sabar, banyak berdoa, dan jangan tinggalkan ibadah. InsyaAllah, dengan ikhtiar lahir dan batin, kesembuhan akan Allah berikan pada waktu yang terbaik,” ungkap Tugiran.
Kehadiran penyuluh agama di tengah pasien rawat inap memberikan suasana yang menenangkan dan menghadirkan semangat baru bagi pasien maupun keluarga yang mendampingi. Bimbingan rohani seperti ini diharapkan mampu menjadi pendamping pengobatan medis sehingga pasien tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga kuat secara mental dan spiritual.
Melalui kegiatan Bimbingan Rohani Islam, KUA Wanadadi terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, termasuk di lingkungan pelayanan kesehatan.
Kementerian Agama hadir bukan hanya sebagai pelayan administrasi keagamaan, tetapi juga sebagai sahabat umat yang memberikan penguatan moral, spiritual, dan kemanusiaan demi terwujudnya masyarakat yang sehat, religius, dan penuh kepedulian.
(NN/azd)







