Banjarnegara (Humas) — Kepedulian dan pelayanan kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wanadadi melalui kegiatan Bimbingan Rohani Islam (Bimrohis) yang dilaksanakan pada Kamis (21/5/2026) di ruang Bougenvile Rawat Inap Puskesmas Wanadadi 1. Dalam kegiatan tersebut, penyuluh agama Arif Kholdun dan Tugiran memberikan pendampingan spiritual kepada keluarga pasien atas nama Raden Araafi yang sedang menjalani perawatan karena terindikasi penyakit tipus.
Kegiatan Bimrohis ini menjadi bentuk nyata hadirnya Kementerian Agama di tengah masyarakat, khususnya bagi keluarga yang sedang menghadapi ujian kesehatan. Dengan penuh empati dan kehangatan, para penyuluh memberikan motivasi, penguatan mental, serta nasihat keagamaan kepada orang tua pasien agar tetap sabar, tawakal, dan terus berikhtiar demi kesembuhan sang anak.
Dalam penyampaiannya, Penyuluh Agama Islam Arif Kholdun mengajak keluarga pasien untuk memandang ujian sakit sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt sekaligus momentum memperkuat kesabaran.
“Sakit adalah bagian dari ujian kehidupan yang Allah berikan kepada hamba-Nya. Tetaplah sabar, kuat, dan jangan putus berdoa. InsyaAllah setiap rasa sakit akan menjadi penggugur dosa dan menghadirkan pahala bagi orang yang ikhlas menjalaninya,” ungkap Arif Kholdun.
Selain memberikan motivasi spiritual, para penyuluh juga mengingatkan pentingnya perhatian orang tua terhadap pola hidup sehat dan asupan makanan anak agar kejadian serupa dapat dicegah di kemudian hari.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Tugiran menekankan bahwa menjaga kesehatan anak merupakan bagian dari amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Anak adalah titipan Allah yang harus dirawat dengan baik. Orang tua perlu lebih berhati-hati dalam memilih makanan dan menjaga kebersihan agar kesehatan anak tetap terjaga. Ikhtiar lahir harus diiringi dengan doa dan kesabaran,” tutur Tugiran.
Suasana haru dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Kehadiran penyuluh agama di ruang perawatan memberikan ketenangan tersendiri bagi keluarga pasien yang sedang diliputi kecemasan dan kelelahan menghadapi kondisi sang anak.
Melalui kegiatan Bimbingan Rohani Islam ini, KUA Wanadadi terus berkomitmen menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, tidak hanya di lingkungan majelis taklim dan balai nikah, tetapi juga di tempat-tempat pelayanan kesehatan sebagai bentuk dakwah kemanusiaan.
Kementerian Agama hadir untuk memberikan pelayanan, bimbingan, dan penguatan spiritual kepada masyarakat demi terwujudnya kehidupan yang harmonis, religius, dan penuh kepedulian sosial.
(NN/azd)







