Banjarnegara – Dalam rangka menumbuhkan kesadaran pentingnya gizi seimbang di lingkungan sekolah, tim Dokter Kecil (Dokcil) MI Al Fatah Parakancanggah Banjarnegara (MIFABARA) melaksanakan kegiatan observasi bekal makan siswa. Kegiatan ini melibatkan seluruh anggota dokter kecil yang berkeliling ke setiap kelas, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, untuk mencatat dan menilai komposisi bekal yang dibawa teman-teman mereka.(14/11)
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kebiasaan membawa bekal sehat telah diterapkan oleh para siswa. Dalam observasi tersebut, para dokter kecil menilai apakah bekal teman-teman mereka sudah mengandung unsur karbohidrat, protein, sayur, buah, dan air putih sebagai ciri dari makanan bergizi seimbang.
Nani, selaku pembina dokter kecil, turut membimbing anak-anak sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Ia membantu menyiapkan format observasi sederhana yang memuat kolom penilaian berdasarkan kategori makanan. “Dengan format ini, anak-anak bisa lebih mudah mengenali ciri bekal sehat dan belajar mengamati secara objektif. Ini juga menjadi bentuk pembelajaran praktik langsung tentang gizi seimbang,” jelas Nani.
Para dokter kecil tampak bersemangat menjalankan perannya. Mereka tidak hanya mengamati, tetapi juga memberi apresiasi kepada teman-teman yang membawa bekal lengkap dan bergizi. Hasil pengamatan ini nantinya akan direkap untuk memberikan gambaran umum tentang pola makan siswa di MIFABARA.
Kepala Madrasah, Durotun Nafisah, menyambut baik kegiatan tersebut. “Kami sangat mendukung inisiatif anak-anak dokter kecil ini. Melalui kegiatan sederhana seperti observasi bekal, mereka belajar tanggung jawab, kepedulian, dan menerapkan ilmu kesehatan yang bermanfaat untuk seluruh warga madrasah,” ungkapnya.
Kegiatan observasi bekal ini menjadi langkah nyata MIFABARA dalam membangun budaya hidup sehat di sekolah. Diharapkan, setelah kegiatan ini, semakin banyak siswa yang sadar pentingnya membawa bekal bergizi seimbang setiap hari.(nas)







