MIFABARA Gelar Lomba Tingkat Madrasah sebagai Persiapan Mengikuti Jateng Science Competition 2025

Banjarnegara – Dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran sains sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi ajang kompetisi ilmiah tingkat provinsi, MI Al-Fatah Parakancanggah (MIFABARA) mengadakan Lomba Tingkat Madrasah yang diikuti seluruh siswa terpilih dari berbagai jenjang kelas. Kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum mereka mewakili madrasah pada Jateng Science Competition, sebuah ajang bergengsi tingkat Jawa Tengah yang melibatkan peserta dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/SMK.(15/11)

Lomba internal yang diselenggarakan di ruang perpustakaan MIFABARA ini diikuti dengan antusias oleh para siswa. Materi soal difokuskan pada konsep-konsep dasar sains, meliputi logika, penalaran, pemecahan masalah, dan pemahaman fenomena alam. Guru pendamping menyiapkan format soal adaptif yang tidak hanya mengukur kemampuan kognitif, tetapi juga ketangkasan berpikir kritis.

Menurut penjelasan panitia,Suci selaku ketua menjelaskan tujuan kegiatan tersebut bahwa “ Jateng Science Competition sendiri bertujuan untuk meningkatkan minat dan kecintaan peserta didik terhadap sains, memperluas akses kompetisi tanpa hambatan geografis, serta mengidentifikasi talenta muda yang potensial. Melalui kegiatan ini diharapkan muncul generasi yang mampu berpikir ilmiah, analitis, dan memiliki daya saing di bidang teknologi masa depan.

Kepala madrasah MIFABARA, Durotun Nafisah, menyampaikan apresiasi atas semangat para siswa dan guru dalam mempersiapkan diri mengikuti kompetisi. “Kami ingin membangun budaya ilmiah sejak dini. Kompetisi ini bukan semata soal menang atau kalah, tetapi bagaimana anak-anak berani mencoba, memecahkan masalah, dan menemukan kecintaan yang lebih dalam terhadap sains,” ujarnya.

Melalui lomba tingkat madrasah ini, siswa diharapkan mampu merasakan atmosfer kompetisi yang sesungguhnya, sekaligus melatih kepercayaan diri mereka. Hasil yang diharapkan bagi peserta meliputi peningkatan kemampuan pemecahan masalah, keberanian menghadapi tantangan akademik, serta motivasi untuk mendalami ilmu pengetahuan lebih jauh.

Dari sudut pandang dunia pendidikan, kegiatan seperti ini dinilai sangat penting karena dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan sains di Jawa Tengah khususnya Banjarnegara.

Dengan persiapan matang melalui lomba internal ini, MIFABARA optimis dapat mengirim peserta terbaiknya untuk tampil percaya diri di Jateng Science Competition 2025, serta mampu membawa nama baik madrasah dan Banjarnegara di kancah Provinsi Jawa Tengah.(nas)

Skip to content