Banjarnegara – Dua guru MIFABARA, Nani dan Arif, turut ambil bagian dalam rapat koordinasi (rakor) panitia Pesta Siaga Ranting (Pesgaran) Kwarran Banjarnegara. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan Pesgaran agar berjalan lancar, terarah, dan sukses.(6/4)
Dalam rakor tersebut, para panitia secara bersama-sama menyusun perencanaan kegiatan secara detail, mulai dari konsep acara hingga Rencana Anggaran Biaya (RAB). Setiap bidang diberikan kesempatan untuk memaparkan rencana kerja masing-masing, sehingga tercipta sinergi antarbidang demi kelancaran kegiatan.
Ketua panitia juga melakukan pengecekan terhadap seluruh bidang, memastikan kesiapan setiap seksi dalam menjalankan tugasnya. Mulai dari sekretaris, bidang kegiatan, perlengkapan, konsumsi, hingga keamanan, semua dikaji secara menyeluruh agar tidak ada kendala saat pelaksanaan nanti.
Dalam sambutannya, Ketua Kwarran Banjarnegara, Rowi, menegaskan bahwa menjadi panitia adalah sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan seluruh panitia untuk bekerja dengan maksimal dan penuh keikhlasan.
“Sebagai panitia, ini adalah amanah. Maka laksanakan tugas sebaik-baiknya. Layani peserta dan para pembina Gudep dengan baik dan tulus. Rencanakan semua kegiatan dengan matang agar hasilnya optimal,” pesannya dengan penuh semangat.
Salah satu guru MIFABARA yang mengikuti kegiatan ini menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka menjadi pengalaman berharga dalam meningkatkan kemampuan manajerial dan kerja sama tim. “Kami belajar banyak tentang bagaimana menyusun kegiatan besar secara sistematis dan terstruktur. Ini tentu akan kami terapkan juga di madrasah,” ujarnya.
Kepala Madrasah MIFABARA turut memberikan apresiasi atas keterlibatan guru dalam kegiatan tersebut. Ia berharap pengalaman dari rakor ini dapat membawa dampak positif bagi pengembangan kegiatan kepramukaan di madrasah.
Dengan adanya rakor ini, diharapkan seluruh panitia Pesgaran Kwarran Banjarnegara dapat bekerja secara optimal dan profesional. Perencanaan yang matang menjadi kunci utama dalam menyukseskan kegiatan, sehingga mampu memberikan pengalaman berkesan bagi seluruh peserta serta memperkuat nilai-nilai kepramukaan di kalangan generasi muda. (nas)







