Banjarnegara — Upaya peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru terus dilakukan melalui berbagai program pengembangan berkelanjutan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Bahasa Inggris MTs Kabupaten Banjarnegara Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris MTs Kabupaten Banjarnegara.
Dalam kegiatan tersebut, dua guru Bahasa Inggris MTs Negeri 1 Banjarnegara, yakni Agustina Dewi Merdekawati dan Widi Widayati, berpartisipasi aktif bersama puluhan guru Bahasa Inggris MTs lainnya se-Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan PKB ini dilaksanakan secara luring dan daring mulai Minggu hingga Rabu, (28–31/12/2025), bertempat di Gedung PGRI Kabupaten Banjarnegara, Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, serta secara daring pada sesi akhir.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasinya atas keikutsertaan guru-guru dalam kegiatan PKB tersebut. Menurutnya, PKB menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah, khususnya dalam menjawab tantangan kurikulum dan perkembangan teknologi.
“Kami sangat mendukung dan mendorong para guru untuk terus mengembangkan kompetensinya melalui kegiatan PKB. Keikutsertaan Ibu Agustina dan Ibu Widi merupakan bagian dari ikhtiar madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Inggris agar semakin relevan dengan kebutuhan peserta didik,” ungkap H. Yatiman.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Madrasah Urusan Kurikulum, Hj. Yuniyati, menuturkan bahwa materi PKB yang mengintegrasikan ekoteologi, Kurikulum Berbasis Cinta, serta digitalisasi pembelajaran sangat selaras dengan arah kebijakan pendidikan madrasah saat ini.
“PKB ini sangat penting karena tidak hanya membahas penguatan kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga nilai-nilai karakter serta pemanfaatan media digital. Harapannya, guru dapat mengimplementasikan hasil PKB ini dalam pembelajaran di kelas secara nyata dan berkelanjutan,” jelas Hj. Yuniyati.
Sementara itu, Agustina Dewi Merdekawati mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan baru selama mengikuti rangkaian kegiatan PKB. Menurutnya, workshop penyusunan modul Kurikulum Berbasis Cinta berbasis ekoteologi menjadi salah satu materi yang sangat berkesan.
“Kami dibimbing untuk menyusun modul pembelajaran Bahasa Inggris yang tidak hanya fokus pada kompetensi bahasa, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan dan cinta terhadap sesama. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperkaya pembelajaran di madrasah,” tutur Agustina.
Hal serupa disampaikan oleh Widi Widayati, yang menilai bahwa sesi pengembangan media pembelajaran digital dan inovatif memberikan dampak positif terhadap kesiapan guru menghadapi pembelajaran abad ke-21.
“Melalui PKB ini, kami dilatih mendesain media pembelajaran digital yang interaktif dan kontekstual. Ini sangat membantu kami sebagai guru untuk menghadirkan pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih menarik, kreatif, dan bermakna bagi siswa,” ujar Widi.
Kegiatan PKB Guru Bahasa Inggris MTs Kabupaten Banjarnegara Tahun 2025 ini menghadirkan narasumber berkompeten dari Balai Diklat Keagamaan Semarang serta akademisi perguruan tinggi, dan akan dilanjutkan dengan agenda lesson study pada awal semester genap tahun ajaran 2025/2026.
Dengan keikutsertaan dua guru tersebut, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap hasil PKB dapat ditularkan kepada guru lain dan diimplementasikan secara optimal dalam proses pembelajaran, sehingga kualitas pendidikan madrasah terus meningkat dan mampu menjawab tantangan zaman. (Lin)







