Gerakan Infak Jumat dan One Day One Thousand, MIMAU Tanamkan Kepedulian dan Semangat Berbagi Sejak Dini

Banjarnegara – MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) terus membangun karakter murid melalui berbagai pembiasaan positif. Salah satu program yang rutin dilaksanakan adalah Gerakan Infak Jumat serta program One Day One Thousand (ODOT), yaitu gerakan infak harian dengan menyisihkan seribu rupiah setiap hari sebagai bentuk latihan berbagi dan menumbuhkan kepedulian sosial sejak usia dini.

Program tersebut diikuti oleh seluruh murid kelas 1 hingga kelas 6. Setiap Jumat, murid melaksanakan infak bersama sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus menanamkan nilai keikhlasan dalam berbagi. Sementara itu, melalui program One Day One Thousand, murid dibiasakan menyisihkan uang saku sebesar seribu rupiah setiap hari. Dana yang terkumpul kemudian dikelola untuk mendukung membantu Pembangunan madrasah yang masih berjalan.

Salah satu pelaksanaan program tersebut tampak di kelas 2C Jum’at kemarin yang dibimbing oleh wali kelas, Utari Kusuma Wardani. Dengan penuh antusias, murid-murid secara tertib memasukkan infak ke dalam kotak yang telah disediakan. Kegiatan sederhana ini menjadi sarana pembelajaran nyata bahwa berbagi tidak harus menunggu memiliki banyak harta, tetapi dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.(7/8)

Kepala MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo, Wahyul Khomisah, menjelaskan bahwa Gerakan Infak Jumat dan One Day One Thousand merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus dibiasakan di lingkungan madrasah.

“Infak bukan sekadar memberikan sebagian harta, tetapi juga melatih keikhlasan, kepedulian, rasa syukur, dan tanggung jawab sosial. Kami ingin membentuk murid yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki jiwa dermawan dan senang berbagi kepada sesama. Kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini diharapkan akan menjadi karakter yang melekat hingga dewasa,” ujar Wahyul Khomisah.

Utari Kusuma Wardani menyampaikan bahwa murid kelas 2C mengikuti program tersebut dengan penuh semangat karena telah memahami pentingnya berbagi kepada sesama.

“Alhamdulillah, murid-murid kelas 2C sangat antusias mengikuti Gerakan Infak Jumat maupun program One Day One Thousand. Mereka mulai memahami bahwa sedekah tidak dinilai dari besar kecilnya nominal, melainkan dari keikhlasan hati. Melalui pembiasaan ini, kami berharap tumbuh generasi yang peduli, gemar berbagi, serta memiliki akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Utari Kusuma Wardani.

Melalui Gerakan Infak Jumat dan program One Day One Thousand, MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang seimbang antara penguatan akademik, pembinaan karakter, dan penanaman nilai-nilai keislaman. Pembiasaan ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlakul karimah, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan dan masyarakat. (NF)

Skip to content