Banjarnegara – Suasana haru dan penuh doa mewarnai sesi pamitan guru mata pelajaran Bahasa Inggris MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo, Isnaeni Nurhayati yang akan mengikuti NES English Capacity Building Program for NU Educators Batch 4. Kegiatan pamitan dilakukan di ruang guru diikuti oleh kepala madrasah dan semua dewan guru.(6/8).
Dalam kesempatan tersebut, Isnaeni menyampaikan ucapan terimaksih kepada kepala madrasah MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo, Wahyul Khomisah, yang telah memberikan kesempatan untuk dapat mengikuti kegiatan NES English Capacity Building Program for NU Educators Batch 4 di Kyarra, Pare, Jawa Timur. Dari Banjarnegara yang lulus seleksi hanya 3 orang, dan Isnaeni adalah satu – satunya dari MI.
“Saya sangat berterimakasih kepada ustadzah Wahyul yang sudah memberikan saya motivasi, dukungan dan mengizinkan saya untuk dapat mengikuti kegiatan ini, tahap demi tahap dari pendaftaran tes, wawancara, serta persyaratan akademik yang Alhamdulillah pada saat pengumuman saya dinyatakan lulus seleksi,” ujarnya.
Isnaeni juga mengucapkan terimakasih kepada dewan guru yang berada di kantor atas bantuan dan dukungan selama mengikuti tahap seleksi untuk dapat mengikuti kegiatan NES English Capacity Building Program for NU Educators Batch 4 di Kyarra, Pare, Jawa Timur.
“Saya juga berterimakasih kepada guru – guru semua yang sudah membantu dan mendukung saya selama tahap seleksi, dan saya juga mohon maaf jika selama mengikuti seleksi atau selama mengikuti kegiatan NES English Capacity Building Program for NU Educators Batch 4 di Pare saya banyak merepotkan kalian semua,” imbuhnya.
Program NES English Capacity Building Program for NU Educators Batch 4 dikenal sebagai salah satu pusat pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris para pendidik Nahdlatul Ulama agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas dan berdaya saing. Isnaeni mengatakan program ini dilaksanakan selama 50 hari dengan banyak kegiatan yang bermanfaat.
“Program ini nantinya saya ikuti selama 50 hari dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan saya dan peserta lainnya yang mengikuti program ini,” ujarnya.
Dalam sesi pamitan tersebut, seluruh keluarga besar MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo memberikan doa dan dukungan terbaik agar Isnaeni diberikan kesehatan, kelancaran, serta kemudahan selama mengikuti rangkaian kegiatan. Diharapkan sepulang dari pelatihan, peserta dapat berbagi ilmu, pengalaman, dan motivasi kepada rekan-rekan guru sehingga manfaat program dapat dirasakan oleh seluruh warga madrasah.
Semangat belajar sepanjang hayat yang ditunjukkan melalui keikutsertaan dalam program ini menjadi wujud nyata komitmen MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo dalam meningkatkan profesionalisme pendidik demi memberikan layanan pendidikan terbaik bagi para murid.(RN).







