Banjarnegara – MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang berorientasi pada kejujuran, pemahaman, dan pendidikan karakter. Salah satunya dilakukan oleh Nani, guru kelas 5D, yang pada kegiatan belajar hari ini mengajak seluruh siswanya untuk melakukan koreksi bersama hasil Sumatif Akhir Semester (SAS). Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan transparansi hasil evaluasi sekaligus menguatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang telah dipelajari.(12/12)
Dalam proses koreksi bersama, setiap siswa diminta membuka lembar jawabannya, kemudian guru memandu pembahasan soal secara runtut. Mulai dari soal pilihan ganda hingga uraian, semua dibahas bersama-sama agar siswa memahami letak kesalahan dan mengetahui jawaban yang seharusnya. Mereka juga diberi kesempatan bertanya jika ada soal atau materi yang belum mereka pahami.
Nani menjelaskan bahwa kegiatan ini penting dilakukan demi membentuk budaya belajar yang sehat. “Anak-anak perlu melihat langsung di mana kesalahannya. Dengan begitu, mereka tidak hanya menerima nilai, tetapi juga memahami proses dan pembelajaran di baliknya. Transparansi seperti ini membuat mereka lebih termotivasi untuk memperbaiki hasil di masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, koreksi bersama bukan sekadar membahas nilai, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter. “Kami ingin anak-anak belajar jujur, bertanggung jawab, dan mampu mengevaluasi dirinya. Dengan melihat hasil kerja mereka sendiri, mereka belajar menghargai proses dan memahami bahwa hasil baik diperoleh dari usaha yang sungguh-sungguh,” tambah Nani.
Salah satu siswi kelas 5D mengaku senang dengan kegiatan ini. “Kalau dibahas bersama, saya jadi lebih paham mana yang salah. Nanti kalau ada SAS lagi, saya bisa belajar lebih baik,” ungkapnya dengan semangat.
Kepala Madrasah, Durotun Nafisah, turut memberi apresiasi atas langkah yang dilakukan oleh guru-guru MIFABARA. “Model koreksi bersama sangat bagus untuk membangun literasi akademik dan karakter siswa. Kami selalu mendorong guru untuk terus kreatif dalam mendampingi anak-anak,” tuturnya.
Dengan metode pembelajaran yang mengedepankan transparansi, kejujuran, dan pemahaman mendalam, MIFABARA semakin menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang bermakna dan berkualitas. Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan menghadapi ujian berikutnya.(nas)







