Banjarnegara (Humas) — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halalbihalal dan Rapat Koordinasi Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Banjarnegara yang digelar pada Rabu (1/4/2026) di Rumah Makan Sako Banjarnegara. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh penyuluh lintas agama, menjadi momentum mempererat ukhuwah dan sinergi dalam pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pengajian yang disampaikan oleh Ust. Agus Triawant dengan tema “Meningkat Setelah Ramadhan Berlalu.” Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga kualitas ibadah pasca Ramadhan.
“Jangan sampai ada yang lebih memprioritaskan hari raya, tetapi meninggalkan sholat Subuh. Atau memprioritaskan amalan sunnah, namun melalaikan yang wajib,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa amalan yang paling dicintai Allah SWT adalah amalan yang dilakukan secara istiqomah, meskipun sedikit. Pesan tersebut menjadi refleksi bagi para penyuluh untuk terus menjaga konsistensi dalam ibadah dan dakwah.
Selanjutnya, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kankemenag Banjarnegara, Slamet Wahyudi, dalam pembinaannya menyampaikan ucapan selamat Idulfitri serta mengajak seluruh penyuluh memperkuat kebersamaan dan peran strategis di tengah masyarakat. Ia juga mengapresiasi kinerja penyuluh dan menekankan pentingnya adaptasi di era digital serta peningkatan kualitas pelaporan kegiatan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan musyawarah yang dipimpin oleh Ketua IPARI Banjarnegara, Nasirin. Dalam forum tersebut dibahas persiapan Hari Lahir (Harlah) IPARI ke-3 yang akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang, serta rencana pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) IPARI tingkat Karesidenan Banyumas yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni.
Dengan semangat kebersamaan dan sinergi lintas agama, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat soliditas penyuluh serta meningkatkan kontribusi nyata dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis di Kabupaten Banjarnegara.
(dr/azd)
