Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menggelar kegiatan halaqah harian bagi siswa kelas unggulan Tahfiz pada Rabu (8/1). Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Darul Ulum Madtsansa dan menjadi hari ketiga aktifnya pelaksanaan halaqah harian setelah libur semester ganjil. Halaqah harian diikuti oleh siswa kelas unggulan Tahfiz kelas VII, VIII, dan IX dengan penuh khidmat dan semangat.
Sejak pagi hari, para siswa telah memadati Masjid Darul Ulum untuk mengikuti kegiatan halaqah yang menjadi ciri khas pembinaan akademik dan spiritual di kelas unggulan Tahfiz. Dengan duduk berkelompok membentuk halaqah, para siswa menyetorkan hafalan Al-Qur’an sekaligus memperbaiki kualitas bacaan mereka di bawah bimbingan para pembimbing yang berkompeten di bidang tahfiz.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan bahwa halaqah harian merupakan program unggulan madrasah yang dirancang untuk membentuk karakter religius, disiplin, dan cinta Al-Qur’an pada diri siswa. Menurutnya, dimulainya kembali halaqah harian pasca libur semester menjadi momentum penting untuk menata kembali ritme belajar dan ibadah siswa.
“Halaqah harian ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan proses pembiasaan yang sangat penting dalam membentuk karakter siswa. Setelah libur semester, tentu dibutuhkan penyesuaian, dan halaqah ini menjadi sarana untuk menguatkan kembali kedisiplinan, fokus, serta semangat menghafal Al-Qur’an,” ujar H. Yatiman.
Ia menambahkan bahwa Masjid Darul Ulum dipilih sebagai pusat kegiatan karena suasananya yang kondusif dan mendukung terciptanya kekhusyukan.
“Kami berharap dari masjid inilah lahir generasi Madtsansa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan akhlak yang baik,” imbuhnya.
Koordinator Kelas Unggulan Tahfiz MTs Negeri 1 Banjarnegara, Khoerul Mahbub Alhafidz, menjelaskan bahwa halaqah harian dilaksanakan secara rutin setiap hari sekolah, khususnya pada jam-jam awal kegiatan belajar. Ia menegaskan bahwa hari ketiga pelaksanaan pasca libur semester menunjukkan respons yang sangat positif dari para siswa.
“Alhamdulillah, meskipun baru memasuki hari ketiga setelah libur semester, semangat anak-anak sudah terlihat sangat baik. Mereka kembali fokus menyetorkan hafalan, murajaah, dan memperbaiki bacaan. Ini menjadi modal penting untuk menjaga bahkan meningkatkan capaian hafalan mereka ke depan,” jelas Khoerul Mahbub Alhafidz.
Ia juga menambahkan bahwa halaqah tidak hanya berorientasi pada kuantitas hafalan, tetapi juga pada kualitas bacaan dan pemahaman adab terhadap Al-Qur’an.
“Kami terus menanamkan kepada siswa bahwa menghafal Al-Qur’an harus dibarengi dengan adab, keikhlasan, dan konsistensi,” tegasnya.
Dari kalangan siswa, Aldaninda, siswa kelas IX unggulan Tahfiz, mengaku senang dengan dimulainya kembali halaqah harian. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu dirinya untuk menjaga hafalan yang telah diperoleh sebelumnya. “Setelah libur semester, halaqah ini membuat saya kembali lebih disiplin dan termotivasi untuk menambah hafalan serta menjaga hafalan lama,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan oleh Shafa, siswi kelas VIII unggulan Tahfiz. Ia merasa suasana masjid membuat kegiatan halaqah terasa lebih tenang dan fokus.
“Belajar dan menghafal di masjid membuat saya lebih khusyuk. Saya jadi lebih mudah mengingat dan memperbaiki bacaan,” ujarnya.
Sementara itu, Agil, siswa kelas VII unggulan Tahfiz, mengaku kegiatan halaqah harian memberikan pengalaman baru yang menyenangkan.
“Saya jadi lebih semangat menghafal karena bisa belajar bersama teman-teman dan dibimbing langsung oleh ustaz. Ini membuat saya lebih percaya diri,” tuturnya.
Dengan kembali digelarnya halaqah harian ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap program kelas unggulan Tahfiz dapat terus berjalan optimal dan melahirkan generasi Qur’ani yang unggul, berkarakter, serta siap menjadi teladan di tengah masyarakat. (Fy)







