Banjarnegara (Humas) – Yulis selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pandanarum memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim Ikhwatun Khasanah Desa Pringamba dengan tema tata cara mengkafani jenazah. (18/5/2026) Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Nur Huda Pandansari tersebut berlangsung mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai dengan suasana serius dan penuh perhatian dari para jamaah.
Materi tentang mengkafani jenazah ini merupakan rangkaian lanjutan dari pembahasan pemulasaran jenazah yang telah disampaikan pada pertemuan sebelumnya. Dalam penyuluhan tersebut, Yulis menjelaskan secara rinci tahapan-tahapan mengkafani jenazah sesuai tuntunan syariat Islam, mulai dari persiapan kain kafan, tata cara membungkus jenazah, hingga hal-hal yang harus diperhatikan agar proses berjalan dengan baik dan benar.
Para jamaah terlihat sangat fokus mengikuti materi yang diberikan. Mereka memperhatikan setiap penjelasan dan praktik yang disampaikan karena khawatir ada langkah yang terlewatkan dalam proses pemulasaran jenazah. Beberapa jamaah juga aktif mengajukan pertanyaan terkait pengalaman yang pernah ditemui di lingkungan masyarakat sehingga suasana penyuluhan berlangsung interaktif namun tetap khidmat.
Yulis menyampaikan bahwa pemahaman mengenai tata cara pemulasaran jenazah sangat penting dimiliki masyarakat, terutama kaum ibu yang sering terlibat langsung ketika ada warga meninggal dunia. Menurutnya, ilmu tersebut merupakan bagian dari fardu kifayah yang perlu dipelajari bersama.
“Materi pemulasaran jenazah ini penting dipahami masyarakat agar ketika ada warga yang meninggal, kita sudah mengetahui tata cara yang benar sesuai syariat. Karena itulah setiap langkah harus diperhatikan dengan serius supaya tidak ada tahapan yang terlewat,” ujar Yulis.
Triana selaku salah satu jamaah mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena menambah pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat. Ia merasa materi yang disampaikan mudah dipahami dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami. Kadang saat ada warga meninggal, masih banyak yang bingung tentang tata cara mengkafani jenazah. Dengan adanya penyuluhan ini kami jadi lebih paham dan insyaallah lebih siap membantu ketika dibutuhkan,” tutur Triana.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan para jamaah Majelis Taklim Ikhwatun Khasanah semakin memahami tata cara pemulasaran jenazah sesuai ajaran Islam serta mampu menerapkannya dengan baik di lingkungan masyarakat.
(ev/azd)







