INOVASI GURU KELAS V B MIMAU KELOLA LIMBAH KERTAS MENJADI KARYA SENI

Banjarnegara – Pada mata pelajaran seni budaya, guru kelas V B MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) memberikan inovasi kepada siswanya untuk membuat kreasi dari limbah kertas. Limbah tersebut akan diolah menjadi sebuah karya seni yang berguna untuk keseharian. Kegiatan ini berlangsung di kelas V B, pada Jum’at (13/2/2026).

Kegiatan ini menerapkan metode project based learning yaitu mendorong siswa menganalisis limbah, merencanakan produk yang akan dibuat, dan menciptakan karya seni. Sementara itu, walikelas V B, Asri Maghfirotul Fauziah menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik, inovasi, dan pemahaman daur ulang.

“Tujuan pembelajaran ini untuk meningkatkan keterampilan motorik siswa, inovasi yang dikembangkan, dan pemahaman prinsip daur ulang yang perlu siswa ketahui,”jelasnya.

Lanjut, media inti yang diperlukan adalah kertas bekas, lalu bahan lainnya berupa lem, cat, kuas, botol, dan barang sesuai karya seni masing-masing. Sebelumnya walikelas telah membentuk kelompok dalam pembelajaran ini. Lanjut, langkah membuatnya yaitu siswa membawa alat yang dibutuhkan sesuai diskusi kelompok, kemudian setiap kelompok memilah kertas, saat pembuatan siswa bebas berkreasi dengan membuat anyaman kertas, melembutkan kertas agar mudah ditempel pada benda, ada yang melipat menjadi gulungan.

Setelah selesai mengolah kertas, siswa diarahkan memanfaatkan kertas yang sudah diolah ke beberapa benda atau membentuk kreasi sendiri. Sementara itu, ada yang membuat vas bunga, tempat pensil, rak buku yang bahan intinya adalah kertas bekas.

Asri menambahkan pembelajaran ini berkaitan dengan melestarikan lingkungan dengan pengolahan limbah.

“Pembelajaran kali ini siswa secara tersirat belajar melestarikan lingkungan dengan pengolahan limbah,”ujarnya.

Yumna, siswa kelas V B menyampaikan dirinya antusias dengan pembelajaran ini karena senang bisa berkreasi sesuai kreativitasnya dan belajar ilmu daur ulang.

“Pembelajarnya menyenangkan, aku bisa membuat kreasi semau aku dengan kreativitas sendiri dan belajar daur ulang,” ujarnya

Pembelajaran ini diharapkan mampu meningkatkan kreativitas siswa dan memberikan pemahaman tentang daur ulang menghasilkan karya seni yang bernilai. (RF).

Skip to content