Istiqomah Mengaji Sebelum Mengabdi, Guru MIFABARA Rutin Gelar Tadarus Bersama Setiap Jumat Pagi

Banjarnegara – Dalam upaya menjaga semangat spiritual dan meningkatkan kualitas diri sebagai pendidik, seluruh guru MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) secara istiqomah melaksanakan tadarus Al-Qur’an bersama setiap Jumat pagi sebelum memulai aktivitas pembelajaran.(30/5)

Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin madrasah ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Para guru berkumpul untuk membaca Al-Qur’an secara bersama-sama, dilanjutkan dengan doa dan tausiah singkat yang memberikan motivasi serta penguatan rohani dalam menjalankan amanah sebagai pendidik.

Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen MIFABARA dalam membangun budaya madrasah yang religius. Tidak hanya mengajarkan nilai-nilai keislaman kepada peserta didik, para guru juga berupaya memberikan teladan nyata melalui kebiasaan mencintai dan dekat dengan Al-Qur’an.

Kepala Madrasah menyampaikan bahwa seorang guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi contoh dalam sikap dan perilaku. Oleh karena itu, penguatan spiritual melalui tadarus bersama sangat penting untuk menjaga keikhlasan dan semangat dalam mendidik.

“Kami ingin memulai hari Jumat dengan keberkahan Al-Qur’an. Melalui kegiatan ini, guru-guru dapat saling mengingatkan dalam kebaikan, memperkuat ukhuwah, sekaligus memohon kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan dalam mendidik generasi penerus bangsa,” ungkapnya.

Salah satu guru peserta tadarus mengaku bahwa kegiatan tersebut memberikan ketenangan hati dan energi positif sebelum memasuki kelas. Menurutnya, membaca Al-Qur’an bersama rekan sejawat menjadi sarana untuk menyegarkan jiwa di tengah kesibukan tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik.

“Ketika hari diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, hati terasa lebih tenang dan pikiran lebih jernih. Semangat mengajar pun semakin tumbuh karena kami menyadari bahwa mendidik adalah bagian dari ibadah,” tuturnya.

Melalui kegiatan tadarus rutin setiap Jumat pagi ini, MIFABARA berharap seluruh guru senantiasa mendapatkan keberkahan ilmu, kekuatan dalam menjalankan tugas, serta mampu menjadi teladan terbaik bagi peserta didik. Sebab, guru yang dekat dengan Al-Qur’an diharapkan mampu melahirkan generasi yang juga mencintai Al-Qur’an dan menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam kehidupan.

Dengan semangat istiqomah dan kebersamaan, MIFABARA terus menanamkan keyakinan bahwa pendidikan yang berkualitas berawal dari hati yang bersih, niat yang tulus, dan hubungan yang kuat dengan Allah SWT melalui Al-Qur’an.(nas)

Skip to content