Mumtaz ! Safira dan Alvero dari Megabara Cetak Nilai 100 dalam TKA Mapel Bahasa Indonesia

Banjarnegara – Tes Kemampuan Akademik ( TKA ) Tahun Pelajaran 2025/2026 untuk Tingkat SLTP yang dilaksanakan pada tanggal 6 – 16 April 2026 telah sukses digelar. Adapun hasil TKA pada Tingkat SLTP telah resmi diumumkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen ) pada hari Selasa, 26 Mei 2026. Dua murid Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Banjarnegara ( Megabara ) atas nama Alvero Wiguna Prakoso dari Kelas IX B dan Safira Marwa Dinanti Yoshidana dari kelas IX C, meraih nilai yang sangat fantastis, sempurna untuk Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, yakni 100.

Prestasi membanggakan ini pastinya mendapat apresiasi yang hangat dari seluruh warga madrasah. Dari Kepala Madrasah, Para guru terlebih guru pembimbing, dan seluruh murid Megabara. Beliau berharap hal ini bisa menjadi bagi motivasi bagi yang lain wabil khusus untuk murid-murid kelas VII dan VIII. Kepala Madrasah, Natir, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini.

“ Merupakan sebuah berkah yang luar biasa bagi Megabara, dua muridnya bisa mengukir prestasi dengan mencetak nilai 100 dalam TKA. Meskipun ini kali pertama TKA digelar, tapi sudah bisa menunjukkan kemampuan yang luar biasa. Hal ini tak lain hasil dari kerja keras, disiplin belajar, dan optimalisasi dari pribadi murid juga dedikasi dari para guru pembimbing selama beberapa bulan menjelang TKA. Pastinya kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut mengawal keberhasilan Ananda Safira dan Alvero, “ ucapnya penuh syukur.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum Megabara, Akhun Sobari menyampaikan bahwa hasil TKA ini, tidak dapat diakses sendiri oleh murid ataupun wali murid melalui portal online manapun melainkan didistribusikan terlebih dahulu melalui satuan pendidikan masing-masing.

“ Hasil TKA ini disampaikan langsung kepada pihak madrasah. Selanjutnya madrasah akan mencetak dan membagikan Sertifikat Hasil TKA ( SHTKA ) kepada masing-masing murid. Hasil ini bisa digunakan untuk persiapan Seleksi Penerimaan Murid Baru ( SPMB ) pada jenjang selanjutnya. Sekaligus sebagai tolak ukur capaian pembelajaran, “ jelasnya.

Safira sendiri mengaku sangat senang dan sama sekali tidak menyangka bisa mendapat nilai sempurna. Ia mengatakan selalu belajar giat dan rutin. Baik saat kegiatan optimalisasi ataupun belajar mandiri di rumah. Ia juga aktif bertanya kepada guru saat menemui kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan.

“ Speechless. Seperti mimpi. Tidak pernah terlintas di benak saya akan mendapat nilai 100 dalam TKA. Ini bukanlah hasil kemampuan saya seutuhnya, tapi ada lelah orang tua yang selalu support, do’a-do’a mereka dalam sujud malamnya, juga kesabaran bapak dan ibu guru selama membimbing. Awalnya saya sangat takut dengan TKA karena ini tahun pertama digelar. Usaha keras yang selama ini dilakukan akhirnya terbayar dengan senyuman, “ ucapnya dengan senyum lebar.

Senada dengan Safira, Alvero mengungkapkan hal yang sama. Ia sama sekali tidak menyangka akan medapat nilai sempurna dalam TKA. Bahkan ia harus mengulang karena ada kendala teknis saat mengerjakan ujian.

“ Pertama kali mendengar kabar saya mendapat 100 dalam TKA rasanya tidak percaya. Apalagi saat itu terkendala teknis sehingga saya harus mengulang. Tapi saat melihat pengumuman ternyata benar adanya. Saya berharap dengan nilai ini, bisa saya gunakan untuk mendaftar ke sekolah yang saya idamkan. Aamiin, “ terangnya.

Prestasi ini bukanlah sekadar angka, melainkan bukti nyata dari berbagai pihak dan support system yang baik di Megabara. Semoga hal ini bisa menjadi pemantik api semangat bagi murid yang lain. Teruslah ukir prestasi dan terbang tinggi menggapai mimpi di masa depan bersama Megabara, Pelopor Madrasah Berprestasi. ( fn )

Skip to content