Jangan Biarkan Anak Jauh dari Al-Qur’an, Penyuluh KUA Kalibening Dampingi Santri Belajar Membaca dan Menulis Al-Qur’an

Banjarnegara (Humas) – Mengenalkan Al-Qur’an sejak usia dini menjadi salah satu langkah penting dalam membangun kecintaan anak terhadap ajaran Islam. Hal tersebut dilakukan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening Ari Nurhidayah saat melaksanakan penyuluhan kepada para santri di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) An-Nur Desa Karanganyar, Kamis (10/9).

Kegiatan tersebut mengangkat tema pembelajaran baca tulis Al-Qur’an. Para santri mendapatkan pendampingan dalam proses belajar agar semakin terbiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an, baik melalui kegiatan membaca maupun menulis.

Bagi anak-anak, kemampuan membaca Al-Qur’an tidak hanya menjadi bagian dari pembelajaran agama, tetapi juga menjadi bekal penting untuk menjalankan kehidupan sebagai seorang muslim. Karena itu, proses belajar perlu dilakukan dengan suasana yang menyenangkan agar anak tidak merasa terbebani dan semakin tertarik untuk terus belajar.

Ari Nurhidayah mengajak para santri untuk tidak mudah menyerah ketika menemukan kesulitan dalam belajar membaca maupun menulis Al-Qur’an. Menurutnya, kemampuan tersebut membutuhkan proses, latihan, dan kesabaran.

“Belajar Al-Qur’an membutuhkan ketekunan. Tidak perlu takut ketika masih ada yang salah atau belum lancar. Yang penting terus berlatih dan jangan berhenti belajar,” ungkap Ari.

Pendampingan juga menjadi kesempatan bagi penyuluh untuk memberikan motivasi kepada para santri agar menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian dari keseharian. Kebiasaan membaca dan mempelajari Al-Qur’an sejak kecil diharapkan dapat tumbuh menjadi kecintaan yang terus terbawa hingga dewasa.

Ari berharap para santri dapat menikmati setiap proses pembelajaran dan semakin percaya diri dalam membaca serta menulis Al-Qur’an.

“Semoga anak-anak semakin dekat dengan Al-Qur’an. Bukan hanya bisa membaca dan menulis, tetapi juga tumbuh rasa cinta sehingga Al-Qur’an selalu menjadi bagian dari kehidupan mereka,” pesannya.

Melalui kegiatan tersebut, penyuluhan agama diharapkan turut memperkuat pembelajaran Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan generasi muda yang dekat dengan nilai-nilai keislaman. (wha/azd)