Jangan Biarkan Hati Kering dari Zikir, Penyuluh KUA Kalibening Ajak Jamaah Dekat dengan Asmaul Husna

Banjarnegara (Humas) – Membaca dan memahami nama-nama Allah tidak hanya menjadi amalan lisan, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk mendekatkan hati kepada Allah Swt. Hal tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening Laeli Maria Ulfah saat melaksanakan penyuluhan di Majelis Taklim Al-Qonita, Sampang, Majatengah, Kalibening, Rabu (9/9).

Dalam penyuluhan tersebut, Laeli mengangkat tema tentang manfaat membaca Nadzam Asmaul Husna. Materi disampaikan untuk mengajak jamaah lebih mengenal dan menghayati nama-nama Allah yang memiliki makna serta menjadi pengingat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Menurut Laeli, membaca Nadzam Asmaul Husna dapat menjadi salah satu cara membiasakan diri berdzikir sekaligus menanamkan kecintaan kepada Allah. Kebiasaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada bacaan, tetapi juga mendorong jamaah untuk memahami makna dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“Ketika kita membiasakan membaca Asmaul Husna, hati akan lebih dekat untuk mengingat Allah. Yang terpenting bukan hanya membacanya, tetapi juga berusaha memahami maknanya dan menjadikannya pedoman dalam bersikap,” ungkap Laeli.

Suasana penyuluhan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Jamaah mengikuti materi dengan perhatian dan mendapatkan ruang untuk memahami kembali pentingnya menjaga hati melalui dzikir dan mengingat Allah.

Laeli menambahkan, mengenal nama-nama Allah dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat keimanan. Dengan hati yang senantiasa terhubung kepada Allah, seseorang diharapkan lebih mampu menghadapi berbagai persoalan hidup dengan tenang, sabar, dan penuh harapan.

“Semoga Asmaul Husna tidak hanya menjadi bacaan dalam majelis, tetapi juga hadir dalam kehidupan kita. Semakin mengenal Allah, semoga semakin baik pula akhlak dan perilaku kita,” imbuhnya.

Melalui kegiatan tersebut, penyuluhan agama diharapkan terus menjadi ruang bagi jamaah untuk menambah pengetahuan keislaman sekaligus memperkuat keimanan dalam kehidupan sehari-hari. 

(wha/azd)