Jangan Biarkan Masa Depan Remaja Rusak, Penyuluh KUA Kalibening Ajak Siswi Jaga Kehormatan dengan Iman

Banjarnegara (Humas) – Masa remaja menjadi fase penting dalam menentukan arah kehidupan seseorang. Di tengah berbagai tantangan pergaulan dan perkembangan zaman, remaja membutuhkan bekal yang tidak hanya berupa pengetahuan, tetapi juga kekuatan spiritual. Hal tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening Ari Nurhidayah saat memberikan penyuluhan kepada para siswi SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara, Kamis (10/9).

Kegiatan tersebut mengangkat tema problematika remaja dan solusinya dalam Islam dengan materi “Menjaga Kehormatan dan Masa Depan Remaja melalui Pendekatan Spiritual Islam”. Materi diarahkan untuk memberikan pemahaman kepada para siswi mengenai pentingnya menjaga kehormatan diri sebagai bagian dari upaya mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Ari mengajak para siswi untuk tidak mudah terbawa oleh pengaruh lingkungan maupun perkembangan pergaulan yang dapat membawa dampak negatif. Menurutnya, kemampuan menjaga diri perlu dibangun dari dalam, salah satunya melalui penguatan iman dan kedekatan kepada Allah Swt.

“Menjaga kehormatan bukan sekadar menghindari hal-hal yang tidak baik, tetapi juga bagaimana seorang remaja mampu menghargai dirinya sendiri dan menyadari bahwa dirinya memiliki masa depan yang harus dijaga,” ungkap Ari.

Pendekatan spiritual Islam, lanjutnya, dapat menjadi salah satu bekal bagi remaja ketika menghadapi berbagai persoalan. Keimanan dapat menjadi pengingat ketika harus menentukan pilihan, termasuk saat berhadapan dengan tekanan dari lingkungan pertemanan maupun media sosial.

Ari juga mendorong para siswi agar mengisi masa muda dengan kegiatan positif, memperkuat ibadah, menjaga pergaulan, serta berani mengatakan tidak terhadap ajakan yang dapat merugikan diri sendiri.

“Remaja yang memiliki iman dan tujuan hidup akan lebih kuat menghadapi berbagai godaan. Jangan sampai kesenangan sesaat mengorbankan kehormatan dan masa depan,” pesannya.

Melalui penyuluhan tersebut, para siswi diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga diri, memperkuat spiritualitas, dan membangun masa depan dengan pilihan-pilihan yang positif. (wha/azd)