“Jangan Malas, Jangan Mengeluh” Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, Fatma Kurnianingsih Pacu 25 Anggota PKH 4B Pingit untuk Kerja Keras

Banjarnegara (Humas) – Rezeki tidak akan datang dengan sendirinya hanya dengan berdiam diri. Rezeki harus dijemput dengan kerja keras, doa, dan usaha yang sungguh-sungguh.

Hal tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Fatma Kurnianingsih, dalam kegiatan penyuluhan di Kelompok PKH 4B Desa Pingit RT 07 RW 04. Kegiatan yang dilaksanakan di rumah Alimah Samsi ini dihadiri 25 anggota yang didampingi Pendamping PKH, Lukitasari Winastuti pada Rabu (16/9/2026).

Mengangkat tema “Kerja Keras Datangkan Rezeki”, Fatma mengajak ibu-ibu untuk tidak mudah menyerah dengan keadaan.

“Allah berfirman dalam QS. An-Najm ayat 39, Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya. Jadi kalau ingin rezeki lebih, maka usahanya juga harus lebih,” tegas Fatma.

Ia menyampaikan 3 kunci kerja keras yang mendatangkan rezeki. Pertama, hilangkan malas dan gengsi. “Jangan malu jualan kecil-kecilan, jangan malu jadi buruh. Yang malu itu kalau malas tapi banyak mengeluh. Rasulullah saja bekerja keras sejak muda” Paparnya.

Kedua, kerja harus tekun dan konsisten. “Jangan hari ini semangat, besok berhenti. Usaha kue, jualan sayur, atau ternak ayam harus telaten. Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit. Konsistensi itu yang membuka pintu rezeki.” Jelasnya.

Ketiga, iringi kerja dengan doa dan kejujuran. “Kerja keras tanpa doa itu sombong. Doa tanpa kerja itu bohong. Jadi harus seimbang. Kerja jujur, tidak curang, dan selalu berdoa agar diberi keberkahan.” Ungkapnya.

Fatma juga berpesan agar bantuan PKH dimanfaatkan produktif. “Jangan habis untuk konsumtif saja. Sisihkan untuk modal usaha. Contohnya ibu Alimah yang ulet, bisa menjadi inspirasi bagi yang lain.” Tambahnya.

Pendamping PKH, Lukitasari Winastuti, mengapresiasi materi tersebut. “Ibu-ibu Kelompok 4B ini rata-rata punya potensi. Dengan motivasi kerja keras dari Bu Fatma, semoga mereka lebih berani membuka usaha mandiri.” Ucapnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Diharapkan 25 anggota PKH Kelompok 4B Pingit RT 07 RW 04 dapat menerapkan semangat kerja keras, sehingga mampu meningkatkan ekonomi keluarga dan keluar dari jerat kemiskinan dengan bermartabat.

(n/azd)