Kakankemenag Mengajak Para Guru Untuk Bekerja Ikhlas dan Profesional

Banjarnegara – Kepala Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Masdiro secara resmi membuka gelaran Workshop KTSP dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran di MAN 2 Banjarnegara Tahun Pelajaran 2019/2020 Kamis ini (11/07). Pembukaan kegiatan juga dihadir Pengurus komite MAN 2 Banjarnegara H. Suhardi Ahmad dan Israhmat Yahya.

Dalam sambutannya Masdiro mengajak untuk bekerja dengan ikhlas dan profesional serta menegaskan pentingnya keikhlasan dalam bekerja dan bekerja secara profesional. “Bekerja dengan ikhlas akan merasa ringan, mudah dan senang dalam menyelesaikan tugas pokok dan fungsinya sebagai pendidik. Bekerja secara profesional bisa dilihat mulai dari penyusunan perangkat pembelajaran dan administrasi sebagai guru,” jelasnya.

Karena hal ini mendukung dalam memaksimalkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar para pendidik di madrasah. Bekerja ikhlas dan profesional akan mendukung terwujudnya visi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara khususnya yaitu untuk Terwujudnya masyarakat kabupaten banjarnegara yang taat beragama, rukun, cerdas dan sejahtera lahir dan batin dalam rangka mewujudkan Indonesia yang berdaulat mandiri dan berkepribadian berdasarkan gotong royong.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala MAN 2 Banjarnegara, Imam Sayoga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kemenag atas perhatiannya dalam membina dan mengarahkan guru dan tenaga kependidikan di MAN 2 Banjarnegara ini. “Dukungan dan perhatian Kepala Kantor Kementerian Agama Banjarnegara, maka langkah MAN 2 Banjarnegara dengan mottonya madrasahnya para juara akan semakin mantap dalam meraih cita citanya sebagai madrasah terdepan dalam mencetak generasi juara yang berakhlak mulia,” ungkapnya.

Arahan pembinaan para guru dan tenaga kependidikan, menambah semangat, ikhlas dan profesional dalam mengabdi di madrasah, imbuhnya

Menghadapai industri 4.0 di era sekarang ini yang penuh tantangan, sangatlah dibutuhkan training seperti ini. Workhshop membantu para guru dalam rangka update implementasi kurikulum 2013 dan mempersiapkan lebih awal perangkat pembelajaran, sehingga pada saat bertugas mengajar, perangkat pembelajaran sudah beres semua, lanjutnya.

Guru menjadi ujung tombak madarasah dalam mendidik para siswa di madrasah. diharapkan dengan mengikuti workshop, pelayanan terhadap anak didik meningkat dan lebih berkualitas. “Peningkatan kualitas dalam mengajar lebih terarah dengan mempersiapkan perangkat pembelajaran lebih awal sebelum masuk kelas,” terangnya.

Narasumber Kasi Kurikulum Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Juair menekankan bahwa kebutuhan pendidikan abad 21 diantaranya karakter, kompetensi dan literasi. Karakter merupakan kebiasaan keseharian seperti karakter moral contohnya iman, taqwa, jujur, rendah hati, toleransi, empati, simpati suka membantu, Karakter Kinerja seperti kerja keras, ulet, tekun tak mudah menyerah tuntas tanggung jawab.

Ketua panitia- Natir melaporkan workshop ini diikuti oleh 100 guru, 94 dari intern MAN 2 Banjarnegara ditambah enam guru dari madrasah swasta dalam KKM MAN 2 Banjarnegara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru madrasah dan disiplin bekerja dengan rencana yang terprogram. Dengan kegiatan ini para guru mampu menyusun Perangkat Pembelajaran diantaranya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran maupun Rencana Perbaikan Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013 yang terupdet.

Materi tentang Kebijakan Kementerian Agama Dalam Bidang Pendidikan disampaikan oleh Kepala Kankemenag, selanjutnya materi Update Kurikulum disampaikan oleh Kasi Kurikulum Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah sedangkan materi Analisis Silabus dan Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) disampaikan oleh Pengawas MA Nurlaela Isnaeni. (Bowo/Mnh)