Kasi Penmad Kemenag Banjarnegara; Semua Guru Harus Terlindungi

Banjarnegara – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnagera melalui Seksi Pendidikan Madrasah jalin kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Banjarnegara untuk sosialisasikan BPJS dengan tema “Sosialisasi Manfaat dan Administrasi Kepersertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Tenaga Pendidik Madrasah Se-Kabupaten Banjarnagara. Adapun sosialiasi ini di laksanakan di Aula Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara dan diikuti 60 Guru Non PNS. (8/6)

Agus Suryo Suripto, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara saat pembukaan acara ini menyatakan betapa pentingnya BPJS untuk tenaga pendidik.

“kita semua wajib berikhtiar untuk merencakan kehidupan kedepan yang lebih baik, salah satu usahanya adalah dengan mencoba menjamin masa depan dengan ikut BPJS, Kita semua memang tiada yang mengharapkan sesuatu yang buruk seperti kecelakaaan terjadi dimasa depan. Akan tetapi BPJS hanya sebagai ikhitia untuk berusaha menjamin masa depan,” ungkapnya.

Suryo menambahakn dengan keikutsertaan di BPJS, Insya Allah semuanya akan terlindungi. “Minimal kita akan mendapatkan Back Up daripemerintah saat terjadi kecelakaan atau sebagainya, walaupun kita semua berdoa semoga hari Kedepan selalu baik-baiknya saja,” tambahnya.

Sementara itu , Slamet Wahyudi, selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah menyatakan bahwa BPSJ sebenarnya adalah untuk melindungi guru-guru semua.

“Saya sebagai Kasi Penmad mengusahakan yang terbaik untuk semua guru-guru madrasah se Kabupaten Banjarnegara. Dan saya ingin semua guru terlindungi kesehatannya, tentunya dengan mengikuti BPJS,” ungkapnya.

BPJS ini besar sekali manfaatnya. Walaupun belum semua guru mendapatkan pelayanan ini. “Saya harap bapak ibu guru semua bisa mengikuti BPJS ini, lihatlah BPJS ini dari sisi kemanfaatannya, jangan dilihat dari premi yang harus dibayar tiap bulannya,” jelasnya

Kepala BPJAMSOSTEK, Ariefnur dalam kesempatan kali ini selain memberikan sosialisasi BPJS ketenagakerjaan, juga memberikan Pembayaran Klaim Jaminan Kematian kepada dua guru Madrasah yang meninggal karena kecelakaan.

“Kami memberikan jaminan ini sebesar 42 juta kepada Almarhumah Ibu Suwebah, guru RA Al Fatah Klapa dan Almarhumah Siti Fatimah, Guru MI NU gelang yang telah mengikuti BPJS dulunya,” ucapnya

Arief menambahkan bahwa dari 521 Madrasah di Kabupaten Banjarneagra, madrasah yang sudah mendaftarkan kepesertaan BPJS ketenagakerjaan sebanyak 272 madrasah.

“Ra ada 164, MI ada 86 dan ada 17 dan MA ada 5, semoga dengan sosialiasi ini nantinya semua madrasah ikut kepesertaan program BPJS ketenagakerjaan, sehingga nantinya semua guru madrasah dapat terlindungi,” pungkasnya.