Banjarnegara – Pembiasaan ibadah terus menjadi bagian penting dalam kegiatan harian siswa di Madrasah Ibtidaiyah Al Fatah Banjarnegara (MIFABARA). Salah satu pembiasaan tersebut tampak pada kegiatan siswa kelas 5D yang secara rutin melaksanakan sholat Dzuhur berjama’ah, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan muroja’ah hafalan Al-Qur’an secara mandiri sesuai kemampuan dan hafalan masing-masing siswa.(15/1)
Sholat Dzuhur berjama’ah dilaksanakan di dalam kelas dengan suasana yang tertib dan khusyuk. Meskipun tidak dilakukan di musala, semangat berjama’ah tetap terjaga. Siswa membiasakan diri untuk melaksanakan sholat tepat waktu, menata saf dengan rapi, serta mengikuti imam dengan penuh kesadaran. Untuk melatih tanggung jawab dan keberanian, imam sholat ditunjuk secara bergiliran berdasarkan urutan absen.
Setelah sholat berjama’ah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan muroja’ah. Siswa duduk di tempat masing-masing dan mulai mengulang hafalan Al-Qur’an yang telah dimiliki. Setiap siswa membaca sesuai dengan target hafalannya, baik surat pendek maupun juz yang sedang dipelajari. Suasana kelas menjadi tenang dan penuh kekhusyukan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang terdengar lirih namun menenangkan.
Wali kelas 5D menjelaskan bahwa pembiasaan muroja’ah setelah sholat ini bertujuan untuk membantu mempercepat dan menjaga hafalan siswa agar tidak mudah lupa. “Muroja’ah sebaiknya dilakukan secara rutin, salah satunya setelah sholat. Karena itu, kami membiasakan anak-anak untuk muroja’ah setiap selesai sholat, termasuk sholat Dzuhur di madrasah,” ungkapnya.
Menurut wali kelas, pembiasaan sederhana namun konsisten ini diharapkan mampu membentuk karakter religius dan disiplin pada diri siswa. Selain memperkuat hafalan, kegiatan ini juga melatih siswa untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat serta mendekatkan diri kepada Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan kegiatan ini juga melibatkan peran aktif siswa. Agasya, selaku seksi kegiatan kelas 5D, bertugas mengoordinasikan jalannya sholat dan muroja’ah. Ia mengatur kesiapan teman-temannya, memastikan kegiatan berjalan tertib, serta senantiasa mengingatkan agar semua siswa tetap semangat melaksanakan kewajiban sholat dan rajin muroja’ah.
Melalui pembiasaan sholat Dzuhur berjama’ah dan muroja’ah mandiri ini, MIFABARA berharap siswa kelas 5D dapat tumbuh menjadi generasi yang cinta Al-Qur’an, disiplin dalam ibadah, serta memiliki karakter religius yang kuat dan konsisten sejak dini.(nas)







