Kelas 7 MTs Negeri 1 Banjarnegara Ikuti Pembelajaran Dasar-Dasar Aquatik di Kolam Renang Surya Yudha

Banjarnegara — Dalam rangka memberikan pengalaman belajar langsung mengenai keterampilan dasar olahraga air, siswa kelas 7 MTs Negeri 1 Banjarnegara mengikuti kegiatan pembelajaran dasar-dasar aquatik (renang) yang dilaksanakan di Kolam Renang Surya Yudha. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang telah dijadwalkan oleh guru PJOK madrasah.

Kegiatan renang dilaksanakan secara bergiliran sesuai jadwal yang telah disusun oleh guru PJOK. Untuk hari Rabu (8/10) kegiatan diikuti oleh siswa kelas 7A, 7B, dan 7C. Mereka berangkat ke lokasi setelah salat Zuhur menggunakan mikrobus yang telah disiapkan dengan biaya terjangkau.

Guru PJOK kelas 7 H. Nurwachidin Supriyatno, menjelaskan bahwa kegiatan pembelajaran aquatik ini bertujuan mengenalkan siswa pada dasar-dasar teknik renang sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri di air.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter. Anak-anak belajar keberanian, kedisiplinan, dan kerja sama. Selain itu, mereka juga memahami pentingnya menjaga keselamatan saat beraktivitas di air,” ujar Nurwachidin.

Ia menambahkan bahwa materi yang diberikan pada tahap awal meliputi pengenalan air, teknik pernapasan, dan gerakan dasar renang gaya dada. Guru PJOK bersama beberapa pendamping memastikan setiap siswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan dan aman.

“Kami selalu menekankan keselamatan. Siswa diwajibkan memakai pakaian olahraga, membawa pakaian ganti, serta mengikuti instruksi guru dengan baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Musfiatul Muniroh, wali kelas 7A, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia menilai pembelajaran di luar kelas seperti renang mampu menumbuhkan semangat dan keceriaan siswa setelah menjalani rutinitas belajar di ruang kelas.

“Anak-anak terlihat sangat antusias. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mempraktikkan apa yang diajarkan. Hal seperti ini penting untuk melatih keseimbangan antara akademik dan keterampilan fisik,” kata Musfiatul.

Musfiatul juga menambahkan bahwa kegiatan ini memperkuat kedekatan antara guru dan siswa.

“Saat di kolam, suasananya lebih santai, jadi komunikasi dengan siswa lebih cair. Mereka juga belajar menghormati dan membantu teman yang belum bisa berenang,” ungkapnya.

Salah satu peserta kegiatan, Faqih Zhafran Mumtaza, siswa kelas 7A, mengaku sangat senang bisa mengikuti pembelajaran renang di luar lingkungan sekolah.

“Awalnya saya agak takut karena belum terlalu bisa berenang. Tapi setelah diajari cara mengatur napas dan mengapung, jadi berani. Ternyata belajar renang itu seru,” ujarnya sambil tersenyum.

Senada dengan Faqih, Adisty Rukmaning Senja dari kelas 7B juga merasa bahwa kegiatan renang ini memberikan pengalaman baru yang menyenangkan.

“Biasanya olahraga di lapangan, sekarang di kolam. Bisa belajar gaya dada, terus bareng teman-teman juga. Jadi semangat banget,” ungkapnya.

Kegiatan pembelajaran dasar-dasar aquatik ini menjadi salah satu bentuk inovasi MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh. Dengan dukungan guru PJOK dan wali kelas, kegiatan berjalan dengan tertib dan aman hingga sore hari. Setelah kegiatan selesai, siswa langsung kembali ke rumah masing-masing sesuai arahan sekolah.

Guru PJOK H. Nurwachidin berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan di tahun-tahun berikutnya.

“Kami berharap seluruh siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara dapat menguasai kemampuan dasar berenang. Selain sebagai keterampilan hidup, renang juga bermanfaat untuk menjaga kebugaran dan kesehatan jasmani,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, madrasah menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, kesehatan, dan keterampilan hidup yang penting bagi generasi muda. (Fy/La)

Skip to content