Kemenag Banjarnegara Dukung Penuh Madtsansa dalam Lomba PJAS Aman Tingkat Nasional 2025

Banjarnegara – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjarnegara menunjukkan dukungannya terhadap Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Banjarnegara yang akan mewakili daerah dalam ajang Lomba Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman tingkat Nasional tahun 2025. Dukungan ini diwujudkan melalui pembuatan video resmi yang dirilis pada Selasa (22/7/2025) oleh Kantor Kemenag Banjarnegara.

Dalam video tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banjarnegara, Karsono menyampaikan apresiasinya kepada MTs Negeri 1 Banjarnegara atas pencapaian yang telah diraih dalam bidang keamanan pangan.

“Kami mengucapkan selamat kepada MTs Negeri 1 Banjarnegara yang telah berhasil meraih sertifikat Sekolah dengan PJAS Aman dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang,” ujar Karsono dengan penuh kebanggaan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh partisipasi MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam lomba tingkat nasional yang diselenggarakan oleh BPOM RI.

“Kami dari Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara mendukung sepenuhnya perjuangan dan dedikasi MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam kompetisi ini. Semoga MTsN 1 dapat menjadi inspirasi bagi sekolah dan madrasah lainnya di Banjarnegara,” tambahnya.

Lomba Sekolah dengan PJAS Aman merupakan ajang bergengsi yang bertujuan untuk mendorong sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia agar memperhatikan keamanan pangan jajanan anak-anak di lingkungan pendidikan. MTs Negeri 1 Banjarnegara menjadi salah satu madrasah yang menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat dan aman, khususnya dalam pengelolaan pangan jajanan.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, Yatiman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas dukungan yang diberikan.

“Kami merasa bangga sekaligus bersyukur atas perhatian dari Kemenag Banjarnegara. Dukungan ini sangat berarti bagi kami dalam melangkah lebih jauh pada lomba tingkat nasional,” ungkap Yatiman.

Ia menegaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras seluruh warga madrasah dalam menjaga standar kesehatan dan kebersihan jajanan di lingkungan sekolah.

“Kami berupaya menjadikan keamanan pangan sebagai budaya madrasah. Sertifikat dari BBPOM Semarang ini menjadi bukti bahwa kami serius menjaga kesehatan anak-anak didik kami,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Keamanan Pangan Sekolah (TKPS) MTs Negeri 1 Banjarnegara, Nurwachidin Supriyatno, juga menyampaikan pandangannya terkait kesiapan tim dalam lomba ini.

“Kami telah mempersiapkan segala aspek, mulai dari edukasi kepada siswa, pelatihan kepada pedagang kantin, hingga pengawasan yang ketat terhadap bahan pangan yang dijual. Prinsip kami adalah, ‘Anak Sehat Dimulai dari Jajanan Sehat’,” tegas Nurwachidin.

Lebih dari sekadar perlombaan, menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.

“Kami tidak ingin berhenti pada lomba ini saja. Kami ingin program PJAS Aman ini menjadi budaya yang melekat di madrasah,” lanjutnya.

Linara, Humas MTs Negeri 1 Banjarnegara, menambahkan bahwa publikasi dan dokumentasi kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari proses edukasi publik.

“Kami terus mengabarkan berbagai kegiatan dan progres madrasah kepada masyarakat, termasuk upaya kami dalam bidang keamanan pangan. Dukungan dari Kemenag ini kami publikasikan sebagai bentuk sinergi dan motivasi,” ujar Linara.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar pihak dalam mewujudkan keberhasilan program PJAS Aman.

 “Madrasah, orang tua, siswa, pedagang, hingga instansi terkait seperti Dinas Kesehatan dan BBPOM, semua punya peran penting dalam keberhasilan ini,” tutup Linara.

Dengan dukungan dari Kemenag Banjarnegara, MTs Negeri 1 Banjarnegara optimis dapat bersaing di tingkat nasional dan membawa nama baik Banjarnegara. Harapannya, keberhasilan ini dapat memberikan inspirasi dan menjadi contoh bagi madrasah lain dalam membudayakan keamanan pangan bagi anak-anak sekolah. (Fy)

Skip to content