Banjarnegara — Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Banjarnegara mengikuti kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Rabu (28/1). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Banjarnegara dan diikuti oleh para pejabat struktural, kepala satuan kerja, serta kepala madrasah negeri se-Kabupaten Banjarnegara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Perencanaan Anggaran dan Kinerja Tahun 2026 sekaligus evaluasi kinerja tahun 2025. Penandatanganan perjanjian kinerja dan pakta integritas dimaksudkan sebagai bentuk komitmen pimpinan satuan kerja dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, H. Sukarno, dalam arahannya menegaskan bahwa perjanjian kinerja bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan kontrak moral dan profesional antara pimpinan dan institusi.
“Perjanjian kinerja ini adalah janji kita kepada negara dan masyarakat. Target yang ditetapkan harus menjadi pedoman kerja bersama yang terukur, realistis, dan berdampak langsung pada kualitas layanan keagamaan dan pendidikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, H. Sukarno menjelaskan bahwa tahun 2026 Kemenag Banjarnegara akan terus mengarahkan program kerja untuk mendukung Asta Protas Kementerian Agama. Fokus utama diarahkan pada penguatan manajemen, peningkatan mutu layanan pendidikan madrasah, serta penguatan moderasi beragama.
“Komitmen integritas harus tercermin dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan kinerja. Pakta integritas menjadi pengingat agar kita menjauhi praktik-praktik yang tidak sesuai dengan aturan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan kesiapan madrasah yang dipimpinnya untuk melaksanakan seluruh target kinerja yang telah ditetapkan. Menurutnya, penandatanganan perjanjian kinerja dan pakta integritas menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama seluruh warga madrasah.
“Kami berkomitmen melaksanakan program kerja secara sungguh-sungguh, berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, serta tata kelola madrasah yang akuntabel,” ujarnya.
Yatiman menambahkan bahwa MTs Negeri 1 Banjarnegara akan terus mendorong inovasi pembelajaran, penguatan budaya disiplin, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung capaian kinerja tahun 2026.
“Perjanjian kinerja ini menjadi acuan kami dalam bekerja. Setiap program akan kami rencanakan dan laksanakan dengan prinsip efektif, efisien, dan transparan,” katanya.
Senada dengan itu, Kepala Tata Usaha MTs Negeri 1 Banjarnegara, Aida Wachdah Hikmawati, menekankan pentingnya peran tata usaha dalam mendukung pencapaian kinerja madrasah. Ia menyatakan bahwa pakta integritas menjadi landasan moral bagi seluruh aparatur untuk bekerja secara profesional dan bertanggung jawab.
“Kami di bagian tata usaha siap mendukung pelaksanaan perjanjian kinerja melalui pengelolaan administrasi, keuangan, dan layanan yang tertib, transparan, serta sesuai regulasi,” ungkapnya.
Aida juga menegaskan komitmen untuk memperkuat sistem administrasi dan pelaporan kinerja agar selaras dengan target yang telah disepakati.
“Sinergi antara kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan menjadi kunci keberhasilan pencapaian kinerja. Dengan integritas dan kerja sama yang baik, kami optimistis target tahun 2026 dapat tercapai,” tambahnya.
Kegiatan penandatanganan perjanjian kinerja dan pakta integritas ditutup dengan evaluasi kinerja tahun 2025 serta pemaparan rencana kinerja anggaran tahun 2026. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh satuan kerja, termasuk MTs Negeri 1 Banjarnegara, semakin mantap melangkah dalam mewujudkan layanan pendidikan dan keagamaan yang berkualitas, berintegritas, dan berdaya saing. (Lin)







