Kesempatan Emas, Dewi Merdeka Berani Tampil Percaya Diri Bersama Narasumber

Kesempatan langka tidak datang dua kali. Kalimat tersebut menggambarkan Dewi Merdekawati, guru bahasa inggris MTs Negeri 1 Banjarnegara yang berkesempatan mengikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Inggris SMP Tahun 2022. Pelatihan ini diikuti oleh seluruh guru bahasa Inggris SMP se-Banjarnegara. Itulah mengapa Dewi Merdeka berkesempatan emas bergabung bersama para guru dari Diknas.

Kencana Hall Surya Yudha menjadi tempat pelatihan pada Kamis (28/7). Mendatangkan narasumber Tuswadi yang pengalamannya sudah sampai melanglang buana ke negeri Jepang. Bersama Tuswadi, peserta pelatihan belajar bagaimana menjadikan pembelajaran bahasa Inggris menarik.

“Kali ini kita akan belajar bersama tentang _making students speak up in the classroom_ dan supaya pembelajaran bahasa Inggris lebih menarik. Pembelajaran bahasa Inggris model _student center_ harus ditekankan. Jangan seperti kodok yang direbus,” ujar Tuswadi.

Jangan seperti kodok direbus. Ungkapan yang dilontarkan Tuswadi bermakna tidak hanya koar-koar di depan saja. Kodok jika diberi air akan senang dan terus berbunyi, namun jika air dipanaskan kodok akan semakin diam dan lama-lama mati tanpa suara. Ibarat itu yang kemudian membangkitkan semangat Dewi Merdeka untuk menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris itu asyik, apalagi jika bisa _speak up_

“Senang sekali bisa belajar bersama para guru bahasa Inggris di sini. Pada pelatihan ini benar-benar diberikan ilmu, tidak membeda-bedakan asal-usul antarguru juga tidak membedakan golongan dan pangkat. Kita semua adalah satu. Senangnya lagi saya bisa tampil di depan bersama Pak Tuswadi,” jelas Dewi Merdeka.

Dewi Merdeka bertekad menerapkan ilmu yang sudah didapat di kelasnya. Dia berkata bahwa meskipun hanya satu kalimat para siswa harus bisa dan berani berbicara dalam bahasa Inggris.

(Rin/ak)

Bagikan :
Translate ยป