Ketulusan Seorang Ibu Mengiringi Langkah Ananda, Suasana Hangat Pengambilan Rapor Kelas V D MIFABARA

Banjarnegara – Suasana penuh kehangatan menyelimuti kegiatan pembagian rapor Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 di Kelas V D MIFABARA. Mayoritas orang tua yang hadir untuk menerima hasil belajar putra-putrinya adalah para ibu. Dengan senyum penuh harap, mereka datang sejak pagi, menyempatkan waktu di tengah kesibukan mengurus keluarga demi mengetahui perkembangan belajar buah hati mereka selama satu semester.(29/6)

Di balik rapor yang diterima, tersimpan doa-doa yang tidak pernah putus, kesabaran saat mendampingi belajar di rumah, semangat membangunkan anak setiap pagi, menyiapkan keperluan sekolah, hingga menjadi tempat pertama bagi anak untuk berbagi cerita dan keluh kesah.

Wali Kelas V D menyampaikan bahwa kehadiran ibu merupakan bentuk cinta yang diwujudkan melalui perhatian terhadap setiap proses tumbuh kembang anak.

“Bagi seorang ibu, rapor bukan hanya berisi angka-angka, tetapi juga cerminan perjalanan belajar putra-putrinya. Setiap perkembangan, sekecil apa pun, menjadi kebanggaan yang patut disyukuri dan menjadi motivasi untuk terus memberikan pendampingan terbaik di rumah,” ungkap beliau.

Beliau juga menambahkan bahwa banyak ayah yang belum dapat hadir karena masih menjalankan tanggung jawab mencari nafkah. Hal tersebut merupakan bentuk ikhtiar mulia dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Oleh karena itu, peran ayah dan ibu sejatinya saling melengkapi. Ketika ayah bekerja dengan penuh tanggung jawab, ibu hadir mendampingi pendidikan anak di rumah dan menjalin komunikasi dengan madrasah. Kolaborasi keduanya menjadi fondasi penting bagi keberhasilan pendidikan anak.

Kepala MIFBARA mengapresiasi semangat para orang tua.

“Yang terpenting bukan siapa yang datang mengambil rapor, melainkan kepedulian orang tua terhadap proses belajar anak. Kehadiran ibu hari ini menjadi bukti bahwa kasih sayang selalu menemukan jalannya. Kami berharap komunikasi yang baik antara madrasah dan keluarga terus terjalin, sementara ayah tetap memberikan dukungan dan perhatian sesuai perannya. Ketika ayah dan ibu saling menguatkan, anak akan tumbuh dalam lingkungan yang penuh cinta dan keteladanan,” tuturnya.

Di balik setiap prestasi yang diraih, ada doa seorang ayah yang bekerja dengan penuh tanggung jawab dan kasih seorang ibu yang setia mendampingi setiap langkah. Keduanya adalah dua sayap yang akan mengantarkan anak terbang tinggi menggapai cita-cita, dengan bekal ilmu, akhlak mulia, dan cinta yang tak pernah putus.(nas)

Skip to content