Parenting Kelas V MI Al Fatah Parakancanggah Bekali Orang Tua Dampingi Anak Hadapi Masa Pubertas dan Menjaga Kesehatan Reproduksi

Banjarnegara – Sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang peserta didik, MIFABARA menyelenggarakan kegiatan parenting bagi orang tua peserta didik Kelas V dengan mengangkat tema “Mendampingi Anak Memasuki Masa Pubertas dan Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi.” Kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus memperkuat sinergi antara madrasah dan keluarga dalam membimbing anak menghadapi fase perkembangan yang sangat penting menuju remaja.(30/6)

Memasuki usia sekolah dasar akhir, anak mulai mengalami berbagai perubahan, baik secara fisik, emosional, maupun sosial. Perubahan tersebut merupakan bagian alami dari proses pertumbuhan yang perlu dipahami bersama. Oleh karena itu, orang tua diajak untuk membangun komunikasi yang hangat, terbuka, dan penuh kasih sayang agar anak merasa nyaman menyampaikan setiap pertanyaan maupun pengalaman yang mereka alami.

Narasumber menjelaskan bahwa menjaga kesehatan organ reproduksi merupakan bagian dari menjaga amanah Allah Swt. Edukasi yang benar sejak dini akan membantu anak memahami pentingnya menjaga kebersihan diri, mengenali batasan dalam pergaulan, serta menghormati tubuhnya sendiri dan tubuh orang lain. Dengan pendampingan yang tepat, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang mampu menjaga diri, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab.

Kepala MIFABARA menyampaikan bahwa pendidikan mengenai masa pubertas bukanlah hal yang tabu, melainkan bagian dari pendidikan karakter dan kesehatan.

“Anak-anak membutuhkan jawaban yang benar dari orang tua sebelum mereka mencari informasi dari sumber yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, kehadiran ayah dan ibu sebagai tempat bertanya, berdiskusi, dan memberikan teladan menjadi kunci utama dalam membentuk karakter serta menjaga mereka dari berbagai pengaruh negatif di era digital,” tuturnya.

Wali Kelas V menambahkan bahwa parenting ini bertujuan membekali orang tua agar lebih percaya diri mendampingi anak melewati masa pubertas.

“Perubahan yang terjadi pada anak bukan untuk ditakuti ataupun dihindari, melainkan dipahami dan didampingi. Ketika orang tua hadir dengan kasih sayang, mendengarkan tanpa menghakimi, serta memberikan penjelasan yang benar sesuai ajaran Islam, anak akan merasa aman, dihargai, dan memiliki kepercayaan diri dalam menghadapi setiap fase kehidupannya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, MI Al Fatah Parakancanggah berharap terjalin komunikasi yang semakin erat antara madrasah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik. (nas)