Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja kembali mencatatkan kisah bermakna dalam pelayanan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri. Adalah pasangan Ikhsanudin Rofiq dan Endang Dwi Anita Minaning, pasangan asal Desa Kebanaran, yang hadir untuk memantapkan niat suci mereka menuju jenjang pernikahan. (23/4/2026)
Uniknya, jalinan kasih pasangan ini tidak bermula dari media sosial atau pertemuan biasa, melainkan bersemi melalui silaturahmi di majelis pengajian rutin di Desa Kebanaran. Aktivitas keagamaan yang positif di tingkat desa terbukti menjadi jalan pembuka bagi keduanya untuk membangun komitmen yang lebih serius dalam ikatan pernikahan.
Bimwin Mandiri: Edukasi Personal yang Mendalam
Karena jadwal pernikahan yang mendesak, pasangan ini mengikuti Bimwin Mandiri yang dibimbing langsung oleh Penghulu KUA Mandiraja, Prayogi Dwi Apriyanto. Dalam sesi yang berlangsung khidmat tersebut, Bapak Prayogi memberikan pembekalan intensif mengenai kesiapan lahir dan batin bagi kedua calon pengantin.
“Pasangan Mas Ikhsanudin dan Mbak Endang adalah contoh nyata bahwa lingkungan yang positif seperti pengajian dapat mempertemukan visi yang sejalan. Melalui Bimwin Mandiri ini, kita perdalam lagi pemahaman mereka agar niat baik tersebut dibarengi dengan ilmu rumah tangga yang mumpuni,” ujar Prayogi Dwi Apriyanto di sela-sela bimbingan.
Fokus Pembekalan: Dari Spiritual hingga Kesehatan
Dalam sesi bimbingan tersebut, Bapak Prayogi menekankan beberapa poin utama untuk membekali pasangan asal Kebanaran ini, di antaranya:
- Komitmen Menuju Sakinah: Menjadikan nilai-nilai agama sebagai fondasi utama dalam menyelesaikan setiap dinamika rumah tangga.
- Manajemen Konflik dan Komunikasi: Mengedepankan musyawarah dan sikap saling menghargai antara suami dan istri.
- Kesehatan Keluarga: Edukasi mengenai pentingnya kesehatan reproduksi serta kesiapan gizi untuk mencegah stunting pada calon buah hati.
- Ketahanan Ekonomi: Mengelola keuangan keluarga secara bijak dan transparan.
Layanan KUA Mandiraja untuk Masyarakat
Pelaksanaan Bimwin Mandiri bagi warga Desa Kebanaran ini merupakan bagian dari upaya KUA Mandiraja untuk tetap memberikan layanan edukasi yang berkualitas bagi seluruh calon pengantin, tanpa terkendala kuota kelas besar.
Diharapkan kisah Ikhsanudin dan Endang dapat menginspirasi pemuda-pemudi di wilayah Mandiraja untuk terus aktif dalam kegiatan keagamaan di masyarakat. Dengan bekal bimbingan yang telah diberikan oleh KUA, pasangan ini kini siap melangkah ke meja akad untuk mengikat janji suci yang sah secara agama maupun negara.







