Banjarnegara – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan kegiatan Studi Tiru ke MIM Karanganyar Solo, jajaran pengurus harian KKMI Kecamatan Banjarnegara melakukan koordinasi sekaligus pengajuan izin kepada Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara dalam hal ini ke Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Muhamamad Subhan), dilanjut beliau membersamai ke ruang Kasubag TU Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara. (6/8)
Koordinasi & Permohonan Ijin tersebut dilaksanakan sebagai bentuk sinergi Kementerian Agama dengan KKMI Kec.Banjarnegara dalam mendukung peningkatan mutu dan pengembangan program kelembagaan. Dalam pertemuan tersebut, disampaikan oleh Ketua KKMI Kecamatan Banjarnegara, Wahyul Khomisah tentang rencana pelaksanaan Studi Tiru yang meliputi tujuan kegiatan, lokasi yang akan dikunjungi, peserta yang terlibat, serta berbagai persiapan teknis lainnya. Studi Tiru diharapkan menjadi sarana untuk menggali inspirasi, bertukar pengalaman, serta memperoleh praktik baik yang dapat diterapkan dalam pengembangan lembaga.
Kegiatan ini disambut baik oleh Muhammad Subhan, selaku Kasi DIKMA dan memberikan arahan agar seluruh rangkaian persiapan dilakukan secara matang, mulai dari administrasi, koordinasi dengan pihak terkait, hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan.
“Melalui kegiatan Studi Tiru ini, kami berharap dapat memperoleh wawasan baru, belajar dari lembaga yang lebih maju, serta membawa pulang berbagai inovasi positif untuk dikembangkan di madrasah Banjarnegara,” ungkap Subhan.
Ditambahkan pula arahan dari Kepala Sub Bagian TU, Karyono juga berharap dan mendoakan semoga pelaksanaan Studi Tiru dapat berjalan sukses serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas lembaga dan pengembangan sumber daya manusia di masa mendatang.
Wahyul menyampaikan bahwa rencana Studi Tiru ini agenda yang tertunda, seharusnya dilaksanakan di awal tahun Pelajaran / Bulan Juli 2026. Namun banyak agenda diawal tahun, melalui musyawarah Kepala MI Kecamatan Banjarnegara bersama Pengawas MI Kecamatan Banjarnegara (Vijanti Marzuki), saat itu menghasilkan kesepakatan pelaksanaan Studi tiru ini dilaksanakan Kamis depan pada 13 Agustus 2026, dengan peserta Kepala, Guru dan Tenaga Kependidikan yang berjumlah 101 dari 5 Madrasah yang ada di Kecamatan Banjarnegara.
Sebelumnya Vijanti Marzuki berpesan kepada semua Kepala Madrasah, dan harapan – harapannya pada musyawarah sebelum kegiatan pamitan.
“Saya sangat berharap MI Kecamatan Banjarnegara mampu menjadi madrasah unggul dan memiliki prestasi lebih, apalagi madrasah / sekolah di kota memiliki daya saing yang tinggi. Jadi kegiatan studi banding ini sangat tepat dalam rangka belajar ke madrasah yang lebih unggul, apalagi madrasah yang akan kita kunjungi ini baru saja mendapatkan penghargaan sebagai Juara Umum OSMA Jawa Tengah. Dan madrasah ini sudah sering menjuarai lomba OSN, KSM Tingkat Nasional,” tutur Vijanti.







