Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan spiritual, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Pagentan, Alfiana Nurhidayah, bekerjasama dengan Bidan Desa Gumingsir, Erlina Fiji Utami, memberikan penyuluhan kepada kader kesehatan Desa Gumingsir. Kegiatan ini berlangsung pada pertemuan rutin kader kesehatan yang dilaksanakan di salah satu rumah kader pada Senin, (27/10) pukul 13.00 WIB.
Acara ini dihadiri oleh lebih dari 20 kader kesehatan yang aktif di desa. Dalam penyuluhan tersebut, Alfiana menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan spiritual melalui rutinitas ibadah, dzikir, dan perilaku hidup yang baik sesuai nilai-nilai agama. Ia menekankan bahwa kesehatan mental dan spiritual sangat berperan dalam mendukung proses penyembuhan dan menjaga kebugaran tubuh secara keseluruhan.
“Seorang kader kesehatan tak hanya menjadi agen perubahan dalam bidang kesehatan fisik, tapi juga bisa menjadi teladan dalam menjaga akhlak dan spiritualitas masyarakat,” ujar Alfiana Nurhidayah.
Sementara itu, Bidan Erlina Fiji Utami memberikan edukasi tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta peran aktif kader dalam mencegah stunting dan meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.
“Kami mengapresiasi keterlibatan Penyuluh Agama dalam kegiatan ini. Sinergi seperti ini sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani,” ungkap Erlina.
Kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antar kader sekaligus membangun semangat kolaboratif lintas sektor di tingkat desa. Para peserta tampak antusias dan aktif berdiskusi serta mengajukan pertanyaan seputar peran agama dalam kesehatan keluarga.
Dengan penyuluhan yang bersifat holistik ini, diharapkan para kader dapat menjadi motor penggerak dalam menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, tidak hanya dalam aspek medis, tetapi juga dari sisi nilai-nilai spiritual dan keagamaan yang relevan.
(an/ azd)







