Banjarnegara (Humas) – Upaya memperkuat ketahanan keluarga sejahtera terus dilakukan oleh jajaran Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) yang diselenggarakan bagi kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) Dusun Cundukan, Desa Babadan, pada Selasa (1/9/2026).
Kegiatan berlokasi di kediaman Ibu Painem, RT 03 RW 02 Dusun Cundukan, Desa Babadan. Sebanyak 24 orang anggota kelompok PKH tampak antusias mengikuti jalannya acara dari awal hingga selesai. Pertemuan ini juga didampingi secara langsung oleh dua orang pendamping PKH kecamatan Pagentan, yakni Noviatun Salamah dan Niken Saraswati.
Hadir sebagai narasumber utama, Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan, M. Syaiful Abidin, membawakan materi bertema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Mengelola Keluarga dan Keuangan Keluarga”. Dalam paparan materinya, Syaiful menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan kesederhanaan sebagaimana ajaran Nabi Muhammad SAW dalam mengarungi kehidupan rumah tangga, terutama dalam hal penganggaran keuangan harian.
“Keharmonisan rumah tangga tidak hanya diukur dari seberapa besar pendapatan yang diperoleh, tetapi sejauh mana kita mampu bersyukur, mengelola rezeki secara halal, dan meletakkan prioritas kebutuhan di atas keinginan. Rasulullah SAW telah mengajarkan kita untuk hidup bersahaja, jujur, serta saling terbuka antara suami dan istri dalam urusan keuangan keluarga,” ujar Syaiful di hadapan para peserta.
Sementara itu, Pendamping PKH Desa Babadan, Noviatun Salamah, menyambut baik dan mengapresiasi sinergi antara KUA Pagentan dengan pihak pendamping PKH. Menurutnya, edukasi seperti ini sangat dibutuhkan oleh warga penerima manfaat agar bantuan yang diterima dapat dikelola secara bijak dan produktif.
“Kami sangat berterima kasih atas materi penyuluhan yang disampaikan oleh Bapak Syaiful. Edukasi spiritual dan manajemen keuangan ini sangat relevan bagi ibu-ibu peserta PKH. Harapan kami, ilmu yang didapatkan hari ini tidak hanya berhenti di ruang diskusi, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga kesejahteraan keluarga penerima manfaat dapat meningkat,” ungkap Noviatun Salamah.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan para peserta kelompok PKH di Dusun Cundukan semakin mandiri, memiliki ketahanan ekonomi yang kuat, serta mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah berbasis teladan Rasulullah SAW.
(msa/azd)







