Banjarnegara (Humas) – Upaya membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah terus digalakkan hingga tingkat desa. Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, M. Syaiful Abidin, menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan yang ditujukan bagi para wali murid serta siswa Kelompok Bermain (KB) Pertiwi Sehat Plumbungan.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (1/9/2026) ini diselenggarakan di Majelis Taklim (MT) Ash Shihhah Plumbungan dan bertempat di salah satu ruang kelas KB Pertiwi Sehat Plumbungan. Sebanyak 54 orang jamaah yang terdiri dari gabungan siswa dan orang tua murid tampak antusias mengikuti jalannya materi penyuluhan.
Mengangkat tema “Meneladani Kisah Sang Rasul dalam Membentuk Karakter Anak Sholeh”, penyuluhan ini menekankan pentingnya peran orang tua dalam mencontoh pola pengasuhan Nabi Muhammad SAW. Dalam pemaparannya, M. Syaiful Abidin menegaskan bahwa pendidikan karakter anak paling efektif dimulai dari lingkungan keluarga dengan memberikan keteladanan nyata sehari-hari.
“Mendidik anak di era modern membutuhkan landasan fondasi agama yang kokoh. Dengan meneladani kepribadian dan kasih sayang Rasulullah SAW, kita tidak hanya mengajarkan teori kebaikan, tetapi juga menanamkan empati, kejujuran, dan ketaatan ibadah sejak usia dini agar anak tumbuh menjadi pribadi yang sholeh dan sholehah,” ujar Syaiful di sela-sela penyampaian materinya.
Respons positif turut disampaikan oleh pihak pengelola lembaga pendidikan setempat. Turipah, selaku Wakil Ketua MT Ash Shihhah yang sekaligus menjabat sebagai Wakil Kepala KB Pertiwi Sehat Plumbungan, mengapresiasi kehadiran pihak KUA Pagentan yang terus aktif memberikan pendampingan keagamaan bagi warga dan wali murid.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bimbingan yang diberikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan. Wawasan yang disampaikan sangat menyentuh dan relevan bagi para orang tua murid kami. Harapannya, kerja sama dan kegiatan edukatif seperti ini bisa terus berlanjut secara rutin demi kemajuan pendidikan karakter anak-anak di desa kami,” ungkap Turipah.
Melalui bimbingan penyuluhan ini, diharapkan sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan KUA Pagentan dapat terus terjalin erat dalam mewujudkan generasi penerus yang cerdas secara intelektual serta tangguh secara spiritual.
(msa/azd)







