Banjarnegara (Humas) — Komitmen dalam memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat terus diwujudkan oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan Purwanegara melalui berbagai program pembinaan umat yang menyentuh langsung kelompok-kelompok majelis taklim di desa. Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026), ketika Penyuluh Agama Islam Fungsional, Anugrah Windu Setianingsih, melaksanakan bimbingan dan penyuluhan keagamaan bersama jamaah Majelis Taklim Darul Qur’an Desa Kalipelus.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Haq tersebut diikuti sekitar 20 jamaah dengan suasana penuh kekhusyukan dan kehangatan. Para peserta yang mayoritas merupakan ibu-ibu jamaah majelis taklim tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal hingga selesai.
Dalam kesempatan tersebut, Anugrah Windu menyampaikan materi bertema tahsin dan tadabbur Al-Qur’an, dengan fokus kajian pada Al-Qur’an surat An-Najm. Melalui penyampaian yang komunikatif dan mendalam, jamaah diajak tidak hanya memperbaiki bacaan Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, tetapi juga memahami pesan-pesan keimanan yang terkandung dalam surat tersebut.
Dalam pemaparannya, Anugrah Windu menjelaskan bahwa membaca Al-Qur’an dengan baik merupakan bagian dari upaya memuliakan kalam Allah, sedangkan mentadabburi maknanya akan mengantarkan seseorang pada penguatan iman dan keteguhan hati dalam menjalani kehidupan.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga dipahami, direnungi, dan diamalkan. Ketika hati dekat dengan Al-Qur’an, maka insyaAllah kehidupan akan lebih terarah dan penuh keberkahan,” ungkapnya di hadapan para jamaah.
Namun, penyuluhan kali ini memiliki suasana yang berbeda dari biasanya. Di akhir kegiatan, Anugrah Windu juga menyampaikan pamitan kepada seluruh jamaah Majelis Taklim Darul Qur’an. Dalam kesempatan itu, ia mengabarkan bahwa dirinya akan melanjutkan pengabdian dan mendapat penugasan baru di Kantor Urusan Agama Kecamatan Banjarnegara.
Momen tersebut menghadirkan suasana haru di tengah jamaah. Dengan suara yang tenang namun penuh makna, Anugrah Windu menyampaikan pesan perpisahan yang menyentuh hati.
“Perpisahan bukanlah akhir dari segalanya. Semoga Allah menjaga hati kita dalam iman, mempertemukan kembali dalam kebaikan, dan mengikat silaturahmi hingga ke surga-Nya.”
Kalimat tersebut membuat suasana majelis menjadi penuh haru. Beberapa jamaah tampak menahan air mata, mengingat kebersamaan yang telah terjalin selama proses pembinaan berlangsung.
Bagi Kantor Urusan Agama Kecamatan Purwanegara, kegiatan ini menjadi bagian dari wujud nyata pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Kehadiran penyuluh agama di tengah jamaah tidak hanya membawa ilmu dan penguatan spiritual, tetapi juga menghadirkan kedekatan emosional yang mempererat hubungan antara institusi keagamaan dengan masyarakat.
Meskipun akan melanjutkan tugas di tempat baru, dedikasi dan kontribusi Anugrah Windu selama bertugas di wilayah Purwanegara meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat binaan. KUA Purwanegara pun menegaskan bahwa semangat pembinaan umat akan terus berjalan, dengan komitmen menghadirkan pelayanan keagamaan yang humanis, menyentuh, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
(rp/azd)







