Banjarnegara (Humas) – Tim dari Kantor Urusan Agama (KUA) Susukan melaksanakan sosialisasi Gerakan Edukasi Masyarakat Melek Arah Kiblat (GERAKE MAMAK) bersama perangkat Desa Gumelem Wetan dalam upaya memastikan kesesuaian arah kiblat pada area pemakaman di Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, pada Kamis (24/7). Hasil sosialisasi dan edukasi ini ialah meningkatkan pengetahuan tokoh masyarakat terutama kayim, RT/RW dan juru kunci setempat di Desa Gumelem Wetan. Adapun sosialisasi ini dilakukan di empat makam, yaitu, Makam Sarean, Makam Depok, Makam Santren, Makam Munthuk Gunung Mujil .
Kegiatan sosialisasi ini digawangi langsung oleh tim teknis KUA Susukan yang terdiri dari Yusuf Andi Yulianto, Akhmad Toyib Mubarok, Umrotun Mabruroh, Mira Nuzulurrohmah, Ahmad Arif, Abdullah, dan Siti Maftukhah Tiara Rizky. Hadir pula dalam kegiatan koordinasi dan sosialisasi ini Arief Cartun selaku Kepala Desa Gumelem Wetan, perwakilan RT/RW, kayim serta juru kunci makam setempat. Mereka turut menyaksikan proses pengukuran dan memberikan dukungan penuh atas inisiatif ini.

Trisman selaku kayim Desa Gumelem Wetan menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat bermanfaat untuk pengetahuan semua pihak. “Dengan adanya kegiatan ini alhamdulillah kami jadi mengetahui arah kiblat makam yang tepat dan yang seharusnya diterapkan. Sosialisasi ini juga akan kami gunakan sebagai pedoman ke depan dalam membuat arah pemakaman”, ujarnya dalam wawancara.
Ketua Tim KUA Susukan, Yusuf menyampaikan bahwa sosialisasi ini tidak hanya berhenti di perangkat desa atau pihak yang berkaitan dengan pemakaman saja, tetapi seluruh masyarakat. “Sudah menjadi tugas KUA untuk memberikan layanan sosialisasi dan edukasi terkait dengan arah kiblat makam. Akan tetapi informasi ini tidak hanya berhenti di perangkat desa saja, tetapi masyarakat luas juga perlu untuk menghetahui dan memahami arah kiblat yang tepat supaya sesuai dengan syariat Islam”, sambutnya.
Tokoh masyarakat cukup antusias pada kegiatan sosialisasi dan edukasi arah kiblat makam. Hal ini karena memang masih banyak masyarakat yang belum mengetahui dan belum paham arah kiblat yang tepat. Sehingga dengan adanya layanan ini dan didukung oleh peralatan yang modern dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait arah kiblat makam yang tepat sesuai syariat. (yay/abd, azd)







